Diduga Maladministrasi, Nurdin Wartabone akan Diganti dari Ketua Komite

oleh -
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Suwawa

Suaralidik.com, Gorontalo – Nurdin Wartabone akan digantikan sebagian Ketua Komite Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Negeri Suwawa, Kabupaten Bone Bolango.

Hal ini terungkap dari Kepala Sekolah SMK 1 Negeri Suwawa, Ishak Piu mengatakan bahwa setelah tahun ajaran baru, pihaknya akan merapat bersama orang tua siswa SMK 1 Negeri Suwawa untuk membahas kembali terkait pergantian ketua komite.

“Untuk mengantikan ketua komite, bukan wewenang saya, tapi wewenang dari orang tua siswa, orang tua siswa yang akan memilih siapa yang akan jadi ketua komite nanti,” Kata Ishak Piu, Minggu (16/06/2019)

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Ketua ataupun Anggota Komite tidak bisa berasal dari Anggota DPRD dan itu di atur dalam Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016.

“Sementara bapak Nurdin Wartabone itu adalah anggota DPRD Bone Bolango, dan juga ada beberapa anggota komite juga merupakan anggota DPRD Bone Bolango,” Ungkapnya.

Ia menambhakan, bahwa SK yang diberikan kepada Nurdin Wartabone sebagai Ketua Komite di SMK 1 Negeri Suwawa dari tahun 2017 dan berakhir tahun 2019.

“Saya juga sudah sampaikan sama bapak Nurdin Wartabone bahwa, dirinya harus di ganti, dan bapak Nurdin Wartabone mempersilahkan hal itu,” jelasnya.

Dengan hal tersebut, ia mengatakan bahwa dirinya sudah menyampaikan kepada sebagia orang tua siswa bahwa kita membuat rapat bersama orang tua untuk membahas persoalan tersebut.

“Bulan Juli pada saat tahun ajaran baru, kita akan rapat bersama dengan orang tua siswa untuk mencari pigur yang bisa menggantikan ketua komite bersama anggotanya,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komite SMK 1 Negeri Suwawa, Nurdin Wartabone mengatakan, bahwa pihak sekolah sudah menyampaikan kepada dirinya bahwa akan ada pemilihan kembali terkait ketua komite.

“Saya tidak terlalu permasalahan hal tersebut, yang penting saya sudah memberikan yang terbaik untuk Sekolah dan untuk pendamping siswa,” kata Nurdin Wartabone.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya akan mengikuti Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 di mana Anggota DPRD tidak bisa menjadi ketua komite.

“Banyak masalah terhadap murid bandel yang saya tangani kemarin, termaksud murid yang mengancam gurunya serta orang tua murid datang ke sekolah. Dan kalau memang betul saya akan di ganti, itu lebih bagus, supaya saya tidak dapat kerja yang begitu lagi,”pungkasnya. (***arf)