Diduga Tak Bisa Diajak Kompromi, Wadir RSUD Dunda Limboto Gorontalo Dicopot

oleh -
Foto : Direktur RS MM Dunda Lomboto Gorontalo, Dr Natsir Abdul bersama mantan Wadir pelayanan Dr Titien Payuhi,(foto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Diduga tak bisa diajak kompromi dalam hal permasalahan Rumah Sakit, Dr Titien Payuhi dicopot dari jabatannya selaku wakil direktur pelayanan RS MM Dunda Limboto kabupaten Goronfalo.

Wadir pelayanan RS Dunda Limboto saat ini dijabat oleh Drg. Rilla Rita Thaib yang sebelunya menjabat sebagai fungsional kesehatan RSUD Dunda limboto.

Direktur RS Dunda Limboto Dr Natsir Abdul kepada awak media mengatakan, pergantian Dr Titien sebagai Wadir sudah sesuai prosedur yang berlaku.

“Jadi untuk hal tersebut, sudah sesuai kebutuhan organisasi agar roda itu bisa berjalan. Jadi kami berharap rumah sakit itu jalan sebagaimana yang bisa diharapkan,”kata Dr Natsir.

Menurutnya pergantian merupakan tuntutan untuk memajukan RSUD, dan yang bersangkutan (Dr Titien) tak mendapat penilaian yang bagus sehingga diresafel.

“Pergantian yang menentukan ada pada pimpinan, karena yang bersangkutan sepertinya tidak mendapat penilaiyan sehingga diresafel,”tutur Direktur.

Dr Natsir, juga mengungkapkan, selama Dr Titien menjabat sebagai Wadir pelayanan, sering ada yang tersumbat sumbat, tapi selama ini tak nampak kepublik.

“Kami berharap seperti biasa, tetapi tetap tak jalan, itu bukan pengaruh mensos,”ucap Dr Natsir.

Beliau juga mengungkapkan bahwa pergantian Dr Titien sebagai Wadir adalah permintaan Dr Titien sendiri, dengan alasan biar fokus pada pelayanan.

“Beliau sudah lama meminta, sejak oktober tahun lalu biar pokus dilayanan dan beliau menunjukan kalau boleh ses Elis untuk penggantinya.”jelas Direktur RS MM Dunda.

Lanjut Dr Natsir, indikator untuk menjadi wadir yang pertama berhubungan dengan pelayanan, agar pelayanan bisa berjalan baik. kedua tak membuat gaduh, bila ada perseolan perseolan dibicarakan didalam.

“Kalau ada hal yang mengganjal tak perlu diluar, dan ini bukan baru kali pertama sudah berulang kali dilakukan,”ungkap Dr Natsir.

Dr Nastsir menambahkan, dirinya telah diblokir oleh Dr Titien dari media sosial karena sering memantau setiap status beliau.

“Hingga pernah ada statusnya dimedsos terkait persoalan RS, biasanya saya bisa memantau status para pegawai lain dimedsos (facebook) namun untuk wadir saya tidak bisa malah saya sudah diblokir.”tutup Direktur RSUD MM Dunda Limboto.(***Rollink).