Advertizing

banner 728x250

Digadang-Gadang Dampingi NP di Pilkada, STA : Kalau Dipercaya Kenapa Tidak

  • Bagikan
Syam T. Ase (STA).
Foto : Ketua DPC PPP Kabupaten Gorontalo, Syam T. Ase (STA),(foto Thoger/Suara Lidik).

Kabupaten Gorontalo, Suaralidik.com – Namanya masuk dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Gorontalo sebagai pendamping Prof. Nelson Pomalingo, Ketua DPC PPP, Syam T. Ase (STA) mengaku siap jika diberi kepercayaan oleh partai dan diaspirasikan masyarakat.

“Kalau saya dipercaya kenapa tidak, jika ditunjuk partai dan diaspirasikan oleh rakyat. Sebagai manusiawi siapa yang tidak menginginkan bila dikehendaki dan diperintah oleh partai,” tegas Syam T. Ase kepada media ini, Senin 15/06/2020.

banner 728x250

“Tapi sebagai kader partai saya sangat menghormati apa yang menjadi proses mekanisme yang sudah berjalan hari ini. Jika bicara layak dan tidak rakyat yang menilai. Kader-kader PPP banyak yang layak untuk maju, tapi kita sangat memprioritaskan yang telah berproses lewat mekanisme partai,” sambung Syam.

Ketua DPC PPP yang sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo ini menjelaskan, ada 7 nama calon pendamping Prof. Nelson Pomalingo yang telah melalui proses mekanisme penjaringan partai. 7 nama tersebut di antaranya Tomy Ishak (Gerindra), Dadang Hemeto (Golkar), Warsito Sumawiyono (Golkar), Rajak Cano (PPP), Dicky Gobel (pengusaha), Amir Gani (pengusaha), dan Hamid Dude (Akademisi),  dan sebagai ketua DPC dirinya mengaku sangat menghormati hal itu.

“Soal nama saya yang muncul dan berseliweran diluar dari 7 nama, sebagai kader saya ucapkan terimakasih karena itu adalah aspirasi dan saya menghargai itu. Tapi mekanisme partai hari ini pendamping Prof. ada di 7 nama yang telah melewati penggodokan internal partai dan itu yang akan berproses,” jelas Syam.

“Dari penjaringan telah keluar 7 nama, inshaallah secepatnya akan kita lahirkan 3 nama yang nanti kita akan diusulkan ke DPP. Tidak mungkin yang keluar diluar dari 7 nama tersebut, kalaupun terjadi hal-hal lain itu di DPP bukan di DPC,” lanjut Syam.

“Politik itu setiap saat berubah, tapi kalau sudah diatur oleh mekanisme partai maka proses itu tetap berjalan. Nanti ke depan kita akan lihat siapa dari 7 nama ini yang akan mendampingi Prof. Nelson Pomalingo,” pungkas Syam.(Rollink).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *