,

Diknas Bolmong Utara Diminta Lakukan Pelatihan Operator Finger print Sekolah

oleh -51 views
Foto : Ketua DPP Lidik Pro Sulut Andi Baso R. Mappasulle

BOLMUT, Suaralidik.Com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolmong Utara Diminta melakukan pelatihan operator Finger print sekolah Se-Bolmong Utara.

Usulan itu terungkap setelah sejumlah sekolah di Bolmut mengalami kesulitan koneksi dari finger print ke aplikasi Daftar Hadir Guru Tenaga Kependidikan (DH GTK) yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Absensi berupa finger print di Sekolah adalah inovasi Bupati Bolmong Utara, Drs. Hi. Depri Pontoh. Tujuannya adalah meningkatkan kinerja dan disiplin ASN Bolmong Utara dan Guru pada khususnya.

Di sekolah, finger print akan berfungsi ganda. Kehadiran guru-guru setiap hari langsung terdata di Kementerian.

“Inilah kendala bagi kami di Sekolah, operator belum memahami koneksi mesin finger print KE DH GTK,”beber seorang yang meminta identitasnya tidak dimediakan.

Demi lancarnya laporan kehadiran ASN khususnya guru-guru di Sekolah. Solusi terbaik adalah melakukan pelatihan bagi operator sekolah. Dalan hal ini kewenangan bagi SKPD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolmong Utara melakukan pelatihan.

Menyikapi kisruh tentang kesulitan koneksi tersebut, Ketua DPP Lidik Pro Sulut Andi Baso Riady Mappasulle akhirnya angkat suara.

Papa Arni sapaannya, memandang amat penting dilakukan pelatihan bagi operator sekolah.

“Kalau tidak diberi pelatihan, kasihan sekolah-sekolah akan menjadi santapan empuk bagi oknum yang mengaku dapat melakukan koneksi ke DH GTK,”ungkap Papa Arni yang dikenal sebagai Sekretaris DPD PKS Bolmut itu.(***sube)