Dinas Kelauatan dan Perikanan Janji akan Selesaikan Konflik Nelayan Bantaeng dan Bulukumba

oleh
Nelayan Bulukumba
Pertemuan Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi selatan Alimuddin dengan Nelayan kelurahan Ela-ela Kab. Bulukumba, Rabu (15/8)

Bulukumba, suaralidik – Kasus penyanderaan dan penganiayaan yang telah dilakukan oleh beberapa nelayan asal Bantaeng terhadap 3  nelayan asal Bulukumba mendapat tanggapan serius dari berbagai pihak.

Rabu (15/08/2018), puluhan nelayan asal kelurahan ela-ela kabupaten Bulukumba yang didampingi personil LSM LIDIK PRO kembali mendatangi dan menekan kepala kantor kelautan dan perikanan provinsi sulawesi selatan untuk bertindak secepat mungkin dan menyelesaikan komplik antar nelayan Bantaeng dan Bulukumba.

Pasalnya, Nelayan asal Bantaeng kini makin ramai mencari ikan di perairan Bulukumba sehingga nelayan Bulukumba sendiri mengalami kesulitan untuk mendapatkan ikan di wilayah sendiri.

Baca juga: Nelayan Bulukumba Disandra dan Dianiaya di Bantaeng, LIDIK PRO dan Ratusan Nelayan Desak Semua Instansi Untuk Segera Bertindak

Asrul salah satu nelayan ela-ela yang sempat di sandera di bantaeng mengeluhkan kalau sangat banyak nelayan asal Bantaeng yang beroprasi di wilayah perairan bulukumba sehinggah nelayan asal ela-ela itu sulit mencari ikan.

“saya tidak bisa lagi mendapatkan ikan pak, saya tidak tau lagi mau kerja apa dan saya hanya bisa memancing tapi pemerintah tidak mau lagi peduli pada kami tentang nasib kami karna seakan-akan kami di usir oleh nelayan lain di tempat kami selalu memancing tutur asrul kepada kepala kantor kelautan dan perikanan provinsi saat di temui di ruanganya.

Kepala kantor dinas kelautan dan perikanan provinsi ALIMUDDIN yang di dampingi kepala dinas perikanan kab bulukumba ALFIAN A.M, berjanji berjanji pada nelayan untuk se-segera mungkin melakukan tindakan kepada nelayan asal bantaeng dan berjanji untuk ke bantaeng mencari tahu ke benaran yang atas keluhan dan laporan nelayan di Bulukumba.

“saya akan se-segera mungking melakukan tindakan dan kalau perlu saya ke bantaeng memeriksa dokumen-dokumen para nelayan bantaeng apa dia punya ijin atau tidak, dan saya berjanji akan saya selesaikan masalah ini supaya tidak ada komplik lagi antara para nelayan, ujar alimuddin dalam pertemuannya kepada nelayan ela-ela.

Sementara itu, Ketua DPC Lidik Pro Ujung bulu, Fajar hidayat meminta kepada dinas kelautan dan perikanan agar segera melakukan tindakan.

“kalau perlu sebentar sore bapak ke laut bersama para nelayan melihat langsung apa keluhan nelayan ela-ela karena jangan sampai ada benturan fisik nelayan kembali, ini urusan perut pak” desak fajar. (***Riswan)