Dinas Pendidikan Berikan Pelatihan Dasar Kepemimpinan Kepada Ketua OSIS Se-Bolmong

oleh -41 views
Photo : Foto suasan kegiatan LDK OSIS saat menerima materi dari BNN dan Kodim 1303 Bolmong

BOLMONG, Suaralidik.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), melalui Dinas Pendidikan melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang pesertanya adalah seluruh Ketua-ketua OSIS se-Kabupaten Bolmong.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari tersebut, dilaksanakan di SMPN 1 Bolaang, dengan menghadirkan para Narasumber yang terdiri dari; Kodim 1303 Bolmong, Kepala BNN Bolmong, Ketua KNPI Bolmong, Ketua Musyawarah Kerukunan Kepala Sekolah, Kasubag Hukum Pemda Bolmong Triasmara Akub, SH, MH, Hamri Mokoagow, S.Pd, MH Wakil Ketua GP ANSOR dan Ahmad Safrun Mokoagow, S.Pd, MAP Sekretaris Umum Pemuda Muhammadiyah Bolmong.

Kepala Dinas Pendidikan melalui Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Abdulrivai Mokoagow S.Pd mengatakan, bahwa kegiatan LDK ini digelar berdasarkan Permendiknas No. 39 tahun 2008 tentang pembinaan kesiswaan, Ujar Rivai, Rabu (12/12/2018).

Adapun tujuan kegiatan tersebut kata Rivai, adalah untuk memberikan pemahaman tentang manajemen keorganisasian dan kepemimpinan serta pemahaman wawasan kebangsaan, NKRI. Dan untuk merekatkan rasa persaudaraan antar sesama Ketua OSIS, ungkapnya.

Mantan Ketua Keluarga Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow (KPMIBM) Cabang Kota Gorontalo ini berharap, agar para siswa setelah mengikuti kegiatan LDK OSIS, mereka bisa menjadi tutor sebaya diantara teman-temannya, ucap Rivai.

“Dapat menyebarkan dan menumbuhkan rasa nasionalisme serta menjadi pagar pembatas bagi generasi muda tentang bahaya Narkoba, Separatisme, Radikalisme dan Komunisme yang setiap saat dapat mengancam keutuhan NKRI,” Pungkas Rivai yang juga saat ini sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Bolmong.

Ia menambahkan bahwa, kegiatan LDK ini, para peserta dari ketua-ketua OSIS se-Kabupaten Bolmong tersebut, disuguhkan materi-materi tentang wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, dasar-dasar kepemimpinan dan organisasi.

“Sekaligus memberikan pelatihan dan pembinaan kepemimpinan, serta mengajarkan siswa-siswi untuk dapat berorganisasi dengan baik; mengerti dan memahami arti pentingnya suatu organisasi; menumbuhkan sikap tanggung jawab disiplin diri terhadap organisasi; memperoleh bekal keterampilan dan pengetahuan dasar-dasar berorganisasi,” tutupnya.(***Is)