Dinilai Ilegal, Depot BBM dan Pertamini Bakal Ditertibkan

oleh
Depot BMM
Foto : Salah satau depot BBM yang ada di Gorontalo,(foto Fadhil/Suaralidik.com).

GORONTALO, Suaralidik.com – Penjualan Bahan Bakar minyak (BBM) bersubsidi yang di sediakan kepada masyarakat hanya sampai di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Selain daripada penjualan tersebut di anggap ilegal dan melanggar aturan perundang-undangan UU No. 22 Tahun 2011tentang perniagaan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian
Ekonomi Sekda Provinsi Gorontalo Safrano Isa saat menghadiri konferensi pers di Polda Gorontalo, Jumat 13/12/2019.

“Penjualan terakhir hanya sampai pada SPBU yang di luarnya di anggap ilegal termasuk Pertamini yang menjamur saat ini,” ujar Kabag.

“Untuk penindakan daripada penjual BBM di luar SPBU ini, kami akan berkoordinasi dengan dinas perdagangan dan perindustrian,” lanjut Kabag.

Safrano menegaskan, untuk menanggulangi agar kasus dugaan penimbunan tidak terulang kembali, pemerintah lebih memerhatikan sistem yang dilaksanakan oleh SPBU kepada pengecer dan akan diatur kembali.

“Bukti penimbunan tidak ada. Tapi kalau dilihat sumber dari BBM di depot ini ditenggarai oleh kendaraan-kendaraan yang khusus mengantri BBM yang akan dijual kembali. Kami akan menertibkan hal tersebut.” tegas Safrano.

“Karena itu menjadi keluhan masyarakat. Tapi kita disini lebih mengutamakan bagaimana sistem yang dilaksanakan oleh pertamina supaya keadaan ini tidak terulang lagi.” terang Safrano,(TR/04).

IklanIklanIklan