Dinilai Ingkar Janji, AMPP Lakukan Aksi Depan Kantor Bupati Gorut

oleh

Ratusan masa aksi saat diterima Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin depan kantor bupati, selasa 30/10/2018,(foto humas).

Gorontalo, Suaralidik.com – Ratusan masa yan tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Perubahan (AMPP) Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) Provinsi Gorontalo lakukan aksi depan kantor Bupati Gorut, selasa 30/10/2018.

Masa meminta Bupati Indra Yasin mencopot Kepala Dinas dan Sekertaris Kominfo Gorut karena dinilai tak mampu menuntaskan pekerjaannya, dan ini menyebabkan Desa Tombililato, Posono, dan Buata, Kecamatan Atinggola merasa terisolir, mengingat hingga saat ini tak memiliki jaringan telekomunikasi.

Selain itu, masa juga mempertanyakan pekerjaan Tanggul bronjong dan perbaikan jalan di Desa Buata, Posono Tombulilato yang tak kunjung diperbaiki, serta mangingatkan Pemda bahwa abrasi sungai sering mengancam pemukiman dan perkebunan warga, sekaligus merusak jalan yang berada di desa Tombulitato sekaligus mempersulit akses warga terutama siswa, yang terkadang harus membayar ojek yang terbilang mahal untuk menuju Sekolah.

Koordinator aksi, Junaidin Mooduto, dalam orasinya mengatakan bahwa ini merupakan lanjutan aksi jilid 1 tahun 2017, dimana Bupati yang diwakili Sekda saat itu telah menyampaikan, pembangunan akan di mulai pada tahun 2018, namun ternyata hingga saat ini belum ada tindak lanjut. Maka lewat aksi jilid II ini, mereka menyatakan bentuk kekecewaannya karena Pemda dinilai inkar janji.

Masa diterima langsung oleh Bupati Indra Yasin yang didampingi oleh pihak Dinas PU dan kominfo Gorut untuk memberikan penjelasan mengenai permasalahan yang disuarakan masa aksi damai jilid II ini. Bupati menyampaikan bahwa proses tender pembangunan jaringan BTS itu sudah selesai dan ini akan dibangun pada awal 2019.

“Tendernya sudah selesai, Insya Allah ini akan dibangun awal tahun 2019, karena ini milik swasta jadi harus koordinasi lebih dalam lagi, dan kalo ini milik pemerintah mungkin bisa kita dorong. kita juga sudah berusaha dari 10 kecamatan yang kita sodorkan, sudah direstui pihak Kementerian Kominfo termasuk kecamatan Atinggola”. ungkap bupati Indra Yasin.

Bupati juga menyampaikan bahwa sudah bertemu dengan pihak balai sungai wilayah sulawesi I dan menyampaikan soal perbaikan sungai andagile.

“kemarin waktu di manado, saya sudah bertemu dengan kepala balai sungai wilayah sulawesi membahas tentang perbaikan sungai andagile di desa posono. memang ini wewenang provinsi, namun saya tidak bisa berdiam diri, karena ini berada di kecamatan saya, kecamatan atinggola dan ini adalah tanggung jawab saya” ujar bupati Indra Yasin.

“untuk persoalan jalan, saya sudah menyaksikan langsung dilapangan, juga sudah saya sampaikan ke kepala dinas PU dan insyaallah ini akan dimasukkan pada rencana anggran tahun 2019”. tambah bupati, (***TR/03).