Dinilai Lamban Usut Insiden Maut Operasi Zebra, Solidaritas Mahasiswa Bakal Gelar Aksi Besar-Besaran di Bulukumba

oleh
Solidaritas Mahasiswa Bulukumba

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Menindak lanjuti aksi yang dilakukan mahasiswa Bulukumba yang tergabung dalam solidaritas mahasiswa Bulukumba 5 – 6 november 2017 kemarin.

Solidaritas Mahasiswa Bulukumba

Minggu (12/11/17) malam kembali Solidaritas Mahasiswa Bulukumba melakukan konsolidasi menyikapi kasus meninggalnya Zainal Abidin (19) yang diduga tewas akibat tindakan represif salah seorang oknum Polantas Polres Bulukumba saat kegiatan operasi zebra beberapa waktu lalu.

Menurut ketua Ipmah Ujungloe, Andi Ihwan Kaddang mengatakan akan terus mengawal kasus tersebut. “kami akan terus mengawal kasus ini sampai selesai agar kasus yang serupa tidak terjadi lagi” tandasnya.

Ditemui di tempat terpisah, kordinator mimbar Amri mengungkapkan lambannya pihak kepolisian mengusut kasus tersebut.

“pihak kepolisian saya anggap lamban dalam mengusut kasus ini. Maka dari itu kami dari mahasiwa yang ada di Makassar akan melakukan aksi besar-besaran di Kabupaten Bulukumba berhubung status yang diduga pelaku pemukulan status hukumnya belum jelas,” ujarnya.

Sementara diketahui, saat ini kasus dugaan penganiayaan salah satu oknum Poltantas, Brigpol AN telah di tetapkan tersangka. AN terancam dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan junto pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara.

Selain pidana, Brigpol AN juga dijerat pasal 4a PP No. 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri. “Tetap jalan, ini sudah sidik kasusnya. Jadi mohon bersabar dan percayakan ke kami. Tersangka sudah kita tahan di sel Mapolres Bulukumba,” kunci Wakapolres Bulukumba, Kompol Syarifuddin beberapa waktu lalu.