Dipecat dari Jabatannya, 2 ASN di Bolmut Akan Menggugat di PTTUN dan KASN

oleh
Surat Pemecatan 2 ASN di Bolmut
Surat pemecatan yang dikeluarkan oleh Pemkab Bolmut

BOLMUT, suaralidik.com – Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) adalah salah satu Kabupaten dari ratusan Kabupaten Kota yang baru saja selesai melakukan PILKADA di Tahun 2018, tapi ada yang unik di Kabupaten Bolmut pasca Pilkada.

Adalah Drs. H. Depri Pontoh Bupati Bolmut yang juga calon petahana yang oleh KPU ditetapkan peraih suara terbanyak tapi di gugat oleh salah satu Paslon ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang sampai saat ini masih terproses di MK, menjatuhkan hukuman disiplin berat kepada Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (KesbangPol) Anton Samin, S.Pd dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Viktor Nanlesy, S.Pi, M.Si dengan surat keputusan Bupati nomor 238 tahun 2018 tertanggal 30 juli 2018, dan Nomor : 237 Tahun 2018 tertanggal 30 Juli 2018.

Anton Samin sebagai Kepala Kantor Kesbangpol Bolmut dan Viktor Nanlesy sebagai Kepala Dinas DKP Bolmut diberikan sanksi disiplin ASN untuk dibebas tugaskan dari jabatannya.

Keputusan Bupati yang dijatuhkan kepada Anton Samin selaku Kepala Kantor Kesbangpol Bolmut Nomor : 238 Tahun 2018 tertanggal 30 Juli 2018 dan Viktor Nanlesy selaku Kepala DKP Bolmut Nomor : 237 Tahun 2018 tertanggal 30 Juli dikarenakan yang bersangkutan ASN telah melakukan pelanggaran terhadap larangan memberikan dukungan kepada calon bupati/wakil bupati dengan cara menggunakan fasilitas terkait dengan jabatan dalam kegiatan kampanye dan atau membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Bolaang Mongondow Utara tahun 2018 sebagaimana yang diatur dalam pasal 13 angka 13 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Diklat Daerah Bolmut Tetriko Talibo, S.Pd ketika dikonfirmasi tidak bisa menjelaskan soal informasi adanya pemecatan kepada salah satu pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah dilingkup Pemerintah Kabupaten Bolmut. ” Maaf soal itu saya tidak bisa memberikan stetmen, karena itu bukan wewenang saya, ” Tangkis Talibo kepada media via seluler pribadinya, Selasa (31/7) sekitar pukul 15.20 wita (red sulutdaely.com)

Sekertaris Daerah Bolmut Asripan Nani, M.Si ketika dikonfirmasi dalan keadaan sibuk via seluler pribadinya. ” Maaf saya lagi dalam kegiatan, ” singkat Nani melalui Short Message Service pribadinya, Selasa 31/7/2018 (red. sulutdaily.com.

Sementara Anton Samin dan Viktor Nanlesy ketika di konfimasi via seluler di waktu yang berbeda menjelaskan kalau dirinya merasa tidak melakukan apa yang dituduhkan pada dirinya sehingga dirinya sampai dipecat dari jabatannya.

“saya merasa tidak melakuman apa yang di tuduhkan pada diri saya, sedang bukti saja tidak ada, saya tidak pernah naik di panggung kampanye pilkada salah satu paslon yang ada, saya tidak pernah memakai atribut paslon siapapun ujar viktor dengan nada heran yang di aminkan oleh Anton Samin, prosesnya pun menurut kami ganjil, saya di berikan surat pemeriksaan hari kamis tanggal 26 juli, hari jumat tanggal 27 juli saya di berikan surat teguran tapi di serahkan pada hari senin tanggal 30 juli selanjutnya saya di berikan surat pemecatan hari senin tanggal 30 juli dan diserahkan ke saya hari selasa tanggal 31 juli, ada yang ganjil dengan proses pemecatan saya jelas Viktor dan kejadian serupa juga di alami oleh Anton Samin jelas anton. Kami akan memproses dan menggugat pemecatan kami di PT TUN dan KASN tegas Anton Samin yang juga di aminkan oleh Viktor Nanlesy.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun justru terdapat pelanggaran oleh beberapa ASN dilingkup Pemkab Bolmut lengkap dengan bukti rekaman keterlibatannya terhadap pilkada namun hingga saat ini tidak dilakukan tindakan terhadap oknum ASN tersebut.(***sube)