Direkomendasi KASN, Seleksi Lelang Jabatan Bulukumba Berlanjut

oleh

BULUKUMBA, – Setelah sempat tertunda, akhirnya seleksi lelang jabatan eselon 2 di Kabupaten Bulukumba berlanjut. Dilanjutkanya seleksi bardasarkan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) No D-1831/KSAN/7/2017 pertanggal 6 Juli kemarin yang ditandatangani Ketua KASN Sofian Efendi.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Bulukumba, A. Bau Amal, mengatakan berdasarkan hasil rapat bersama tim pansel, seleksi lelang jabatan akan dilanjutkan pasca turunya rekomendasi KASN dengan agenda verifikasi berkas pada 13 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).

Hanya saja, dari ke 13 jabatan tersebut, Dinas Perumahan, Pemukiman dan pertanahan (DP3) yang dipending belum masuk untuk di lelangkan.

“Kita belum tahu pasti penyebab tertundanya satu lelang jabatan OPD ini. Intinya kita direkomendasikan dan kita jalankan, sekarang sudah masuk tahap verifikasi berkas, selanjutnya wawancara, setelah berkas di verifikasi ulang oleh KASN, siapa yang lolos atau tidak,” ujar Sekertaris Daerah (Sekda) Bulukumba itu, saat ditemui wartawan di ruah kerjanya, Jumat (21/7/17).

Bau Amal mengaku, seleksi wawancara dijadwalkan 2-4 Agustus setelah verifikasi berkas rampung yang ditargetkan pada akhir Juli ini.

Saat ditanya rekomendasi KASN yang meminta dikembalikanya para pejabat ketempat semula karena dianggap melanggar, Bau Amal enggan berkomentar banyak, karena menurutnya hal tersebut tidak ditujukan pada Pansel, malainkan Pembina Pejabat Tinggi Pratama (PPTP) yakni Bupati.

Disisi lain, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bulukumba, Idil Akbar mendesak Pemkab untuk melaksanakan rekomendasi KASN Maret dan Juli, untuk mengembalikan para pejabat yang telah dinonjob, karena diduga melanggar regulasi yang ada. Bahkan, ada dugaan terjadi merit sistem yang mengubah hasil ujian pada uji kompetensi yang telah dilakukan.

“Kecurangan kembali dipertontonkan pemkab. Seharusnya rekomendasi sebelumnya dijalankan, dan setiap rekomendasi KASN dipublikasikan, agar masyarakat tahu,” ujar Idil Akbar. (*)