Dirimu di Mataku Puisi Karya Darah Mimpi

oleh

Kau adalah lukisan yang sukar ditatap
Wajahmu arca kasar di museum perasaan
Untaian katamu laksana sajak yang kaya makna persembunyian
Lelahmu pengorbanan sebelum senja berlinang
Tawamu kemustahilan mendekati pintu kepunahan.

Di sini, jari-jari masa usil mencari kunci duplikat untuk membuka kenangan
Kotak merah jambu di hadapanmu
Dan kau berdiri bergegas pergi
Menjadikan setia sebagai masalalu yang sungguh berlalu
Pernah kau dan aku disatu menjadi kita yang padu
Menapaki lorong waktu yang berdebu
Hingga uban di hadapan masa, tumbuh di dalam rapalan doa-doa.

 

Darah Mimpi

Magelang, 01 Juli 2017.