Dirjen Kementan RI Harap Kabupaten Bantaeng Jadi Penyuplai Komoditi Pertanian di Indonesia

oleh
A

SURALIDIK.COM, BANTAENG – Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Spudnik Sujono Kamino, menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat menaruh perhatian besar terhadap sektor pertanian Kabupaten Bantaeng karena memiliki potensi pertanian yang sangat luar biasa. Rabu (17/05/2017)

Kementan Ri Melakukan Panen Raya Bawang Merah dan Pengembangan Perbenihan Hortikultura di Desa Bonto Lojong Kecamatan Uluere

Saya memiliki harapan yang besar agar Bantaeng dapat menyuplai berbagai komoditi pertanian ke seluruh daerah Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan, sehingga harga pangan dapat tetap stabil terutama menjelang bulan Ramadhan”, demikian disampaikan Spudnik saat membawakan sambutannya pada Acara Panen Raya Bawang Merah dan Pengembangan Perbenihan Hortikultura di Desa Bonto Lojong Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng.

Melalui kegiatan tersebut, Wakil Bupati Bantaeng, H. Muhammad Yasin, yang mendampingi kunjungan Dirjen, pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa produksi bawang merah, selain dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam daerah, juga sudah mampu dikirim ke luar daerah terutama untuk memenuhi kebutuhan benih bawang merah di beberapa daerah.

Kami sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini, terkhusus kepada para petani yang telah sukses mengembangkan tanaman bawang merah. Semoga upaya pengembangan bawang merah di Kabupaten Bantaeng dapat memacu pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Bantaeng“.

Panen raya seperti ini sudah sering dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng sebagai perwujudan kesyukuran kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas keberhasilan usaha tani yang telah dilakukan, khususnya usaha tani bawang merah. Sebagaimana kita ketahui bahwa bawang merah adalah salah satu komoditi unggulan yang diusahakan di Kabupaten Bantaeng, khususnya di Kecamatan Uluere, karena hasilnya sudah bisa dirasakan oleh petani bawang merah itu sendiri.

Salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam rangka upaya peningkatan produksi dan kualitas bawang merah adalah penggunaan benih bermutu, karena penggunaan benih bermutu tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan produksi dan produktivitas tetapi juga dapat mendukung upaya diversifikasi, peningkatan daya saing, nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Bersama Wabup, Dirjen melakukan panen bawang merah di lokasi tersebut, dan Tamu undangan lainnya yang turut melakukan panen antara lain Direktur Buah dan Florikultura, Sarwo Edhy, Kasubdit Aneka Cabai dan Sayuran, Muhammad Agung Sanusi, Kasubdit Tanaman Ternak dan Tanaman Merambat, Sumardi Noor, dan Kepala Bulog Provinsi Sulsel, Dindin Syamsuddin.
Editor : Adhe