Dirut PDAM Bantaeng ” Saya Siap Dicopot Dari Jabatan Jika Tidak Bisa Selesaikan Permasalahan Air Bersih “

oleh
PDAM Bantaeng
Rapat tertutup komisi II DPRD bantaeng bersama Dirut PDAM ,Sabtu 07/01/2017

Lidik Bantaeng – Keluhan warga Bantaeng terkait ketersediaan air bersih di wilayah perkotaan dan wilayah lainnya dari PDAM menjadi perhatian serius oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantaeng.

Salah satu warga yang ditemui oleh suaralidik.com bernama Achmad Ichzan warga Jln mangga Kota Bantaeng yang juga mengeluhkan layanan PDAM bantaeng mengatakan kalau air bersih di wilayahnya sangat didapatkan pada siang hari dan tidak mengetahui alasan yang jelas dari PDAM.

air bersih bantaeng
Foto : Warga antri untuk mendapatkan air bersih di siang hari

“Saya sangat menyayangkan seiring macetnya air di jalan mangga entah apa alasannya padahal ini musim penghujan kiranya air bisa mencukupi kebutuhan masyarakat dari pagi sampai malam hari” keluhnya.

Masalah persediaan air bersih yang sangat minim melanda masyarakat kota Bantaeng sejak awal bulan puasa tahun lalu ( 2016) menggerakkan hati anggota DPRD Bantaeng untuk segera mencari solusi bersama dengan melakukan pemanggilan terhadap Direktur PDAM kab Bantaeng.

PDAM Bantaeng
Rapat tertutup komisi II DPRD bantaeng bersama Dirut PDAM ,Sabtu 07/01/2017

Andi Nur Jaya ( Direktur PDAM Bantaeng ) yang menerima surat panggilan dari Komisi II DPRD datang ke gedung DPRD Bantaeng pada hari sabtu,07/01/2017 siang,sekitar pukul 13:00 Wita terkait keluhan masyarakat atas ketersediaan air bersih dari PDAM.

Dalam Pertemuan yang tertutup diruang komisi II DPRD Bantaeng,Darwis dari Komisi II menyampaikan langsung kepada Dirut PDAM tentang keluhan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih di wilayah kota dari aliran pipa PDAM.

Andi Nur Jaya mengatakan jikalau dalam waktu 1 tahun ini pihaknya tidak dapat menyelesaikan permasalahan air maka dia siap dicopot dari jabatan direktur PDAM

” kalau dalam 1 tahun ini saya tidak bisa menyelesaikan permasalahan air bersih ini maka siap dicopot dari jabatan ini ” jelas Jaya di ruang Komisi II DPRD Bantaeng,Sabtu 07/01/2017

Hasil Pantauan Lidik Bantaeng Pihak PDAM Bantaeng langsung mengeluarkan surat permohonan maaf kepada seluruh masyarakat perkotaan terkait masalah ketersediaan air bersih dari PDAM serta menghimbau agar menggunakan air bersih dengan irit.

(adhe/bcht)