Disarankan Loket Pembayaran Juga Ditempatkan Di Apotek RSUD Bulukumba

oleh
RSUD H.A Sulthan Daeng Radja Kab Bulukumba
Skema jalur pembelian dan pengambilan obat di Apotik RSUD H.A Sulthan Daeng Radja Kab Bulukumba

Lidik Opini,-Proses pembayaran dan pengambilan obat pasien di RSUD bulukumba banyak dikeluhkan oleh keluarga pasien lantaran harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan obat di apotik.

RSUD H.A Sulthan Daeng Radja Kab Bulukumba
Skema jalur pembelian dan pengambilan obat di Apotik RSUD H.A Sulthan Daeng Radja Kab Bulukumba

Salah satu fakta : Pasien sedang rawat inap di perawatan 3,keluarga pasien mendapat resep dokter untuk membeli obat di apotik,Ia harus menuju ke Apotik yang jaraknya Kurang lebih 50 Meter,di Apotik tersebut hanya mendapatkan angka nominal harga obat untuk dibayarkan,lanjut ke loket pembayaran yang diperkirakan jaraknya capai 120-150 meter.

Dari loket pembayaran kembali disarankan ke Bank Syariah untuk melakukan pembayaran dengan jarak tempuh kurang lebih 30 meter.

Kwitansi pembayaran lunas dari Bank Syariah selanjutnya harus dibawah ke Apotik dengan jarak tempuh 120-150 meter.

Setelah mendapatkan obat dari Apotik sesuai resep dokter,selanjutnya keluarga pasien kembali ke Room perawatan 3.

Ini baru satu kali perjalanan untuk membeli obat,bagaimana jika dalam sehari pembelian obat bisa capai sampai 3-5 kali ?

Apotik RSUD Bulukumba
Foto dari Apotik RSUD Bulukumba

Hal ini diungkapkan oleh salah satu keluarga pasien bernama Bachtiar Muslimin yang sempat mengeluhkan juga tentang tidak efesiennya dalam melakukan pembelian obat di RSUD H.A.Sulthan Daeng radja beberapa hari yang lalu.

Kenapa bisa pihak rumah sakit tidak memperhatikan hal ini..? bisa-bisa keluarga pasien yang juga ikut dirawat karena kelelahan dalam mengurus obat dengan jarak tempuh yang tidak tanggung-tanggung” Kesal Bachtiar.

Ia sangat berharap agar pihak manajemen RSUD Bulukumba bisa memberikan layanan yang efesien untuk pasien dan keluarga pasien.

Tidak dipungkiri bahwa pelayanan RSUD Bulukumba semakin membaik dari hari-hari sebelumnya sejak diluncurkannya program Bulukumba melayani pada awal tahun 2017,tutup Bachtiar Muslimin. (RGL/BDYS)