banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

Disdik Sulsel Bersama BPJS Ketenagakerjaan Tindak Lanjuti Perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kependidikan

Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Dengan BPJS Ketenagakerjaan Sulsel, Melaksanakan Sosialisasi Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Kamis (10/02/2022).

Makassar, SuaraLidik.com – Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel bersama BPJS Ketenagakerjaan melakukan sosialisasi dan implementasi Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) Nomor 8 Tahun 2021, tentang peningkatan kepatuhan dan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan pada satuan pendidikan formal dan nonformal, yang dilaksanakan di Gedung Guru H.M. Jusuf Kalla, Kantor Disdik Provinsi Sulsel, Jalan Tamalanrea KM 10, kota Makassar, Kamis siang (10/02/2022).

Dalam kegiatan ini, dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Drs. Harpansa, MM, Kasubag Umum Kepegawaian dan Hukum Disdik Sulsel, Muhammad Hazairin, SH, MH, Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah 1, Hj. Bagyang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 2, Fitri Ari Utami, Asisten Deputi Wilayah Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi-Maluku, Muin, serta Kepala Sekolah dan Guru SMA/SMK/SLB Swasta se-Sulsel.

Asisten Deputi Wilayah Bidang Kepesertaan BPJS Ketenakerjaan Sulawesi-Maluku, Muin dalam sambutannya mengatakan bahwa, alhamdulillah hari ini kita melaksanakan sosialisasi yang ketiga bersama dengan Disdik Sulsel, tujuannya untuk menindaklanjuti amanah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional, kemudian Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang badan penyelenggara jaminan sosial.

Lanjut Muin menjelaskan, dimana didalamnya ada BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, dan yang terbaru adalah keluarnya instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.

Selain itu, Muin mengatakan, amanah undang-undang kepada pemerintah dalam hal ini BPJS Ketenagakerjaan bahwa, seluruh pekerja baik itu pekerja formal maupun informal harus mendapatkan perlindungan jaminan sosial, khususnya di BPJS Ketenagakerjaan yaitu jaminan sosial yang mana programnya ada perlindungan kecelakaan kerja, perlindungan kematian, tabungan hari tua, jaminan pensiun, bahkan tanggal 2 Februari yang lalu sudah di launching satu program yang disebut jaminan kehilangan pekerjaan.

“Jadi nanti pekerja yang memenuhi syarat tertentu, ketika terjadi PHK, maka ada perlindungan jaminan yang diberikan dari BPJS Ketenagakerjaan maupun dari Pemerintah dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Muin kepada awak Media Suara Lidik.

Asisten Deputi Wilayah Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi-Maluku, Muin mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada Disdik Sulsel, dimana tahun lalu seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang berstatus sebegai Non ASN, semuanya sudah di daftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah tahun ini Pemprov Sulsel dalam hal ini Disdik Sulsel, alokasi anggarannya bersumber dari APBD, dan semuanya sudah di anggarkan oleh Pemprov Sulsel,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Drs. Harpansa, MM dalam sambutannya mengatakan, karena ini sifatnya surat edaran yang sudah ditandatangani oleh Menteri, maka kami dari Disdik Sulsel memberikan penegasan kepada seluruh sekolah negeri dan swasta untuk mendaftarkan pendidik dan tenaga kependidikannya di BPJS Ketenagakerjaan.

Harpansa menambahkan, Disdik Sulsel menyampaikan ini secara perlahan, karena tidak semua sekolah swasta mempunyai kemampuan keuangan yang memadai. Pada prinsipnya yang kami sampaikan bahwa, dalam Surat Edaran Kemendikbud Ristek, kami himbau kepada sekolah agar mengikutsertakan pendidik dan tenaga kependidikannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Sedangkan Kasubag Umum Kepegawaian dan Hukum Disdik Sulsel, Muhammad Hazairin, SH, MH dalam sambutannya menjelaskan, kami ingin memastikan bahwa seluruh yang ada di Disdik Sulsel bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena yang namanya kecelakaan kita tidak pernah tahu, dan ini merupakan bentuk tanggung jawab bagi keselamatan kerja seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di lingkup Disdik Sulsel.