Diskusi Kebangsaan; “Pemuda Harus Berpengetahuan dan Penuh Kesadaran”

oleh

Diskusi TerbukaDiskusi Terbuka

SuaraLidik.com–Bulukumba/14/Okt/2016. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bidang Ideologi dan Politik, Menggelar Dialog kebangsaan bekerjsama dengan Radio Cempaka Asri MHz 102,5 FM Kabupaten Bulukumba.
Diskusi terbuka, Bertema; “Revitalisasi Wawasan Kebangsaan; Meningkatkan Kwalitas Berbangsa dan Bernegara”.
Diskusi tersebut diawali dengan sambutan yang dibawakan oleh Hermayanto Daeng Malaja’, selaku Sekretaris bidang Ideologi dan Politik di DPD KNPI Bulukumba, Hermayanto Menjelaskan tentang esensi dan subtansi hadirnya tema diskusi tersebut untuk didiskusikan.

Diskusi Live ini dimoderatori oleh ustad Andi Satria, yang mewarnai diskusi ini begitu Meriah dengan bahasa-bahasa humoris dan sangat mengantar diskusi aktif,

Diskusi kali menghadirkan pembicara dari pihak KNPI, A.Idil Akbar (Ketua DPD KNPI Bulukumba), dari TNI yang dihadiri langsung oleh Letkol Armed Sutikno (Dandim 1411 Bulukumba), Ahkmad Gazali (Ketua Komisi Informasi Publik Bulukumba), dan juga da’i muda Ikhwan Bahar.

Diskusi yang bersifat dialektik, dihadiri oleh beberapa elemen, baik dari pihak guru PKN sekolah yang diundang, OKP, dan Ormas-ormas di Bulukumba.

Keberadaan TNI sebagai ujung tombak pertahanan di NKRI dan kewajiban bela negara adalah kewajuban seluruh warga sesuai dengan bidangnya masing masing, hal ini diungkapkan Letkol Sutikno yang baru saja di beri amanah memimpin Kodim 1411 Bulukumba saat memberi materi pada acara diskusi tersebut, yang diadakan di warkop matyoanging.
Pak Sutikno mengatakan “Harus ada kesamaan persepsi tentang konsep bernegara yang multikulutur ini khususnya melibatkan peran dan fungsi pemuda sebagai calon pemimpin bangsa, mereka tidak boleh tercemari dengan pengaruh narkoba dan pergaulan bebas” ungkap pak Dandim dalam diskusi yang di hadiri unsur pelajar, mahasiswa dan ormas itu.

Ketua KNPI mengatakan, “Di KNPI-lah kami berhimpun dari berbagai elemen Pemuda, kami berkumpul dalam satu kepengurusan yang notabenenya berlainan asal OKP atau Organisasi Ekstra Kampus, namun kami senantiasa mengedepankan Solidaritas, kesatuan dan persatuan, karena itu merupakan sikap nasionalisme dan merupakan karakter bangsa yang sesungguhnya walau dalam skala kecil”. Andi Idil Akbar, Jelasnya.
“Terkait masalah yang ada di tengah masyarakat kita sekarang, Narkotika sudah merupakan ancaman penghancur bangsa, dan merupakan racun yang sangat membunuh generasi kita dari berbagai dimensi kehidupannya”, -“Jika ada di Tubuh KNPI yang terindikasi terlibat atau bahkan menjadi pengguna, Khususnya dikepengurusan kami di DPD KNPI Bulukumba, maka bukan lagi resapel pengurus, namun kami akan rekomendasikan kepusat untuk pemecatan dan me Laporkan nya kepihak yang berwajib, InsyaAllah”. Tambah Ketua DPD KNPI Bulukumba.

Akhmad Algazali Juga memaparkan materinya, “Di Bulukumba ini, sungguh sangat sekarat masyarakat kita, saya dari tahun 2003 mengawal korban HIV AIDS dan sudah sering sayaenyalsikan langsung pengguna itu nyawa tak tertolong di depanku, kondisi ini sampai sekarang masih bertahan, artinya apa, pemuda kita sudah kehilangan arah”, Ketua KIP Bulukumba, Paparnya.
“Ada yang ironis lagi yang ingin saya sampaikan, bahwa di Bulukumba ini, bukan hanya orang dewasa yang terlibat dengan penggunaan barang terlarang, bahkan anak SD dan SMP sudah menggunakannya, contohnya, penginapan lem, itu pelakunya rata-rata anak-anak”, Ahmad Gazali, Tambahnya.

Ustad Ikhwan Bahar mengatakan, “Sikap Nasionalisme anak muda kita telah terdegradasi, contohnya, lebih bangga berhasa asing dari pada bahasa Indonesia sendiri, apalagi bahasa arab”, Ustad Ikhwan Bahar.
“marilah kita jadi orang-orang mencerdaskan, minimal mencerdaskan diri kita dulu, jangan hanya kita mampu mengkritik tapi tidak bisa memberi solusi, mari kita jadi menjadi pemuda yang aktif, solutif dan kreatif inovatif”. Ikhwan Bahar, yang juga merupakan pengurus KNPI Bulukumba.

Diskusi Terbuka
Diskusi Terbuka

Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama