Dituding Ganti TKL Ke TKA, Muhlis Harim : Itu Tidak Benar

oleh -

Foto : Eksternal Relations Gorontalo Listrik Perdana (GLP) Muhlis Harim.(foto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Eksternal Relations Gorontalo Listrik Perdana (GLT), Muhlis Harim membantah, tudingan Kepala Desa Tanjung Karang terkait adanya pergantian Tenaga Kerja Lokal (TKL) ke Tenaga Kerja Asing (TKA) oleh pihak PLTU Tanjung Karang Gorontalo Utara.

“Apa yang disampaikan Kepala Desa Tanjung karang itu tidak benar adanya”, tegas Muhlis kepada Suaralidik.com melalu telepon Seluler, Sabtu 06/07/2019.

Muhlis mengakui, memang pada Minggu kemarin ada gerakan aksi dari para pekeja, tapi bukan dalam rangka menutut posisi pekerja Lokal yang digantikan oleh pekerja Asing. Dan hingga saat ini belum ada PLTU Tanjung Karang memecat TKL.

“Kita bicara logika saja. Jikalau kita memakai TKA bajetnya mahal, mending kami pakai TKL yang bisa dibayar 150 ribu perhari dari pada kami harus keluar 600 ribu perhari”,ketus Muhlis.

“Kami sebagai Owner GLP, mempihak ketigakan ke proyek tersebut ke Shanghai Electric Power Chinese (SEPC) Grub. Karena tak mampu bekerja sendiri, SEPC mensubcountkan lagi keperusahan lain. Setiap pekerjaan kita punya sub count masing-masing”, sambung Muhlis.

Bagian Humas PLTU ini juga membantah tudingan Kades Tanjung Karang terkait gaji para pekerja yang sering molor. Muhlis mengaku hingga saat ini kejadian tersebut belum pernah terjadi, dan bila itu ada maka pihaknya menghimbau kepada pekerja untuk melaporkan langsung kepada dirinya.

“Sejauh ini belum ada keluhan dari para tenaga kerja bahwa ada keterlambatan gaji yang dibayarkan oleh sub count. Bila ada persoalan dilapangan disampaikan kepada saya selaku Humas di PLTU, bukan ke Kades. Karena kami yang punya proyek”,tutur Muhlis.

Sementara untuk menanggapi keluhan para kontraktor lokal yang bermaksud memasukan material ke PLTU, tapi terhambat oleh ulah salah satu pegawai GLP yang ikut main dan memasukkan material krikil, maupun alat berat (eskavator dan breaker), dump truck, serta pekerjaan pengaspalan jalan. Muhlis mengaku akan menindaklajuti informasi tersebut.

“Tks infonya, kami akan tindak lanjuti, sy kabari secepatnya. Sy akan koordinasikan dgn pimpinan”,tutup Muhlis.(Rollink).