banner 728x250

DPK KNPI Bontobahari : Reward Bagi Pelanggan PDAM Hanyalah Topeng Menutupi Kegagalan 100 Hari Kerja

  • Bagikan
PDAM
Wabup Bulukumba Andi Edy Manaf saat memberikan reward kepada pelanggan PDAM Bulukumba,Sabtu (16/10)||

BULUKUMBA, SUARALIDIK.com –  Pemberian Reward berupa hadiah dari PDAM kabupaten Bulukumba kepada pelanggan adalah drama untuk menutupi kegagalan Dirut PDAM menjelang 100 hari kerja.

Pernyataan ini disampaikan oleh ketua DPK KNPI Bontobahari Edy Aswar kepada kontributor suaralidik setelah menerima beberapa keluhan dari masyarakat terkait sulitnya mendapatkan air bersih sementara kewajiban mereka telah dilaksanakan.

banner 728x250

“Masyarakat Bontobahari sudah cukup luar biasa dalam memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran rekening air dan bahkan pemakain 1 kubik dibayar 10 kubik perbulannya sementara PDAM tidak memenuhi hak masyarakat itu sendiri dan ironisnya distribusi air akan maksimal menjelang akhir bulan atau menjelang pembayaran rekening air,” ujar Edy.

Sementara itu di tempat lain salah seorang pelanggan air PDAM, Baso mengatakan ” PDAM  Nuppariba,ga ba,ga lancariji erea punna la,bayaraki mingka gassingji nisegele ri PLN (saya merasa PDAM lakukan pembodohan karena air lancar saat mau melakukan pembayaran tetapi meteran listrik seringkali disegel pihak PLN), Sessajaki,” ungkap Baso.

Edy juga menambahkan bahwa komitmen Dirut PDAM Bulukumba dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat kota minimal 80 % dan 60 % masyarakat desa itu adalah kecelakaan berpikir yang dikemas dengan retorika yang sempurna.

“Sebelum berargument untuk menyenangkan Pemkab harusnya PDAM lebih dahulu memaksimalkan distribusi air bersih di 8 kelurahan dan desa di kecamatan Bontobahari,  sangat ironis ketika masayrakat kelurahan Benjala tidak mendapatkan pasokan air bersih dari PDAM sementara sumber mata air berada di wilayah tersebut,” tutup Edy.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *