DPK KNPI Se-kota Makassar Tantang Disperindag Tindak Tegas Gudang dan Ekspedisi Liar

oleh

MAKASSAR, Suaralidik.com – Forum Ketua KNPI se-Kota Makassar mengkritisi maraknya gudang dan ekspedisi di Kota Makassar, melihat hal itu Dedi Affandy Juru Bicara Forum Ketua KNPI se-Kota Makassar menegaskan bahwa pemuda tampil terdepan sebagai subjek yang menkritisi hal tersebut. Senin (24/06/2017)

DPK KNPI Se-kota Makassar Tantang Disperindag Tidak Tegas Gudang dan Ekspedisi Liar Dalam Kota

Pemuda merupakan garda terdepan yang memiliki  peran yang sangat strategis dalam mengawal pembangunan dikota Makassar olehnya itu untuk  mengejawantahkan peran tersebut Pemuda yang berhimpun di kota makassar dalam wadah KNPI di setiap kecamatan di kota Makassar mencoba mengkritisi maraknya Gudang dan Ekspedisi yang ada didalam kota Makassar” Jelasnya kepada awak media.

Lanjut, menurutnya masalah ini telah diminta untuk tidak beroperasi di Kota Makassar.

yang mana telah diminta untuk tidak beroperasi lagi didalam kota sesuai dengan Perwali No.93 Tahun 2005 dan Perda No.13 tahun 2009 tapi kenyatannya Pihak pemilik gudang dan Ekspedisi tersebut tidak mengindahkan Perda dan Perwali” Ungkapnya.

Sehingga melalui juru bicara KNPI, permasalahan tersebut di pandang perlu untuk segera ditindak lanjuti.

Pengurus KNPI di setiap Kecamatan meminta Pemerintah kota dalam hal ini Disperindag dapat mengambil tindakan yang sesuai yang diamanatkan oleh Perda dan Perwali tersebut” Jelas Dedi.

Sebab menurutnya, hal tersebut adalah bagian dari keindahan dan kenyamanan Kota Makassar.

Kami berpikir untuk apa ada Perda dan Perwali kalau tidak untuk ditegakkan. Bagaimana menghadirkan Makassar kota yang aman, bersih dan indah kalau Gudangnya saja sembrawut tidak tertata dengan baik dan bisa ditata sedemikian rupa padahal telah disiapkan tempat didaerah Pergudangan Parangloe” Paparnya

Contoh kecil, lanujutnya “Pergudangan yang ada di maccini dilakukan Penyegelan oleh disperindag dan Satpol PP tapi tidak cukup memberikan efek jera karena sehari setelah dilakukan penyegelan dibuka kembali ini berarti tindakan yang dilakukan oleh Pihak disperindag dan Satpol hanya dianggap hal yang biasa atau ada orang yang sengaja bermain dengan Perda tersebut” Tandas Dedi.

Bahkan tidak hanya itu, menurut data yang dipetolehnya setidaknya ada 29 gudang yang bermasalah

Ini baru sebagian kecil seperti yang disampaikan Kadis Perindag bahwa ada 29 Gudang yang telah diberikan surat Peringatan. Sehingga Forum Ketua KNPI Kecamtan Sekota Makassar meminta Bapak Walikota Makassar melalui Disperindag dan Satpol PP untuk menertibkan Gudang dan Ekspedisi yang masih beroperasi dalam Kota Makassar dan memberikan sanksi tegas kepada pengusaha yang tdk mematuhi Perda dan Perwali” Tegasnya kepada awak media. [ADS]