DPRD Kabgor Akan Kaji Kembali Rekomendasi Hasil RDP

oleh -
Foto : Suasana RDP RS Boliyohuto antara DPR, Dinas terkait, dan LSM Spak selaku pelapor,(foto Thoger).

Gorontalo, Suaralidik.com – Komisi Ill Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait berbagai persoalan pembangunan Rumah Sakit (RS) Boliyohuto.

RDP ini digelar diruang sidang DPRD, Senin 07/01/2019, dan dihadiri seluruh anggota komisi lll, OPD terkait, serta LSM Serikat Pemuda Anti Korupsi (SPAK) selaku pelapor.

Pada rapat RDP tersebut, Ketua Komisi ll Ali Dj Polapa selaku pimpinan rapat mengatakan, pihaknya menyetujui bembangunan RS karena beberapa pertimbangan diantaranya adalah kebutuhan masyarakat.

“Kami di komisi III menyetujui pembangunan RS Boliyohuto, karena melihat kebutuhan masyarakat Boliyohuto, sekaligus untuk mengurai perdebatan yang ada di RSUD Dunda yang kerap kelabakan bila membludaknya pasien,” kata Ketua Komisi III.

Sementara terkait rekomondasi dari hasil RDP sendiri, Komisi III masih akan melakukan pengkajian kembali.

“Untuk rekomondasi dari hasil RDP sendiri, kami Komisi lll masih akan melakukan pengkajian lebih dalam lagi.”ungkap Ali Dj Polapa.

Ditempat yang sama Kadis Kesehatan Roni Sampir optimis pembangunan RS Boloyihuto selesai tepat waktu.

“Mulai hari ini Kami menungu skedul atau rot map yang dibuat oleh konsultan mereka terkait hasil pekerjaan setiap harinya, sehingga waktu 50 hari yang diberikan pekerjaannya selesai.”kata Roni.

Roni juga berharap agar waktu yang diberikan kepada pihak penyedia jasa dapat dipergunakan dengan baik, agar tidak mengganggu pembangunan tahap kedua, mengingat dananya sudah ada didinas kesehatan.

“Mudah – mudahan tidak terkendala dengan masalah ini. Bila bermasalah hingga putus kontarak dan sampai ke Kementrian keuangan, maka uang 41 M yang ada ditangan saya untuk lanjutan tahap ll tidak bisa dipergunakan.”harap Kadis Kesehatan.(***Rollink).