DPRD meminta Pengkajian Kembali Merumahkan PTT, Ini Tanggapan Sekda Gorut

oleh

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Ridwan Yasin,(foto humas).

Gorontalo, Suaralidik.com – Menanggapi kritikan Aleg PPP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara (gorut) Provinsi Gorontalo, Mataran Lasunte, yang menyarankan Pemerintah Daerah (pemda) Gorut, agar mengakaji kembali wacana untuk merumahkan para Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada akhir tahun ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorut Ridwan Yasin Angkat Bicara.

Menurutnya apa yang menjadi kekhawatiran sejumlah pegawai dan Anggota DPRD wajar adanya.

Dengan Berakhirnya Kontrak Kerja di akhir tahun ini, tentunya Pihak Eksekutif dalam hal ini Pemerintah daerah akan mengkaji kembali perpanjangan Kontrak kerja melalui SK PTT untuk tahun mendatang.

“Merumahkan PTT memang benar adanya. Akan tetapi saya setuju dengan masukkan bahwa harus dikaji lebih dalam tentang merumahkan PTT ini. Baik dari segi tupoksi pelayanan kepada masyarakat, dan pelayanan kepada Pimpinan. Namun tidak hanya dari sisi pelayanan masyarakat, akan tetapi juga perlu dikaji pada sisi lain diantaranya terkait landasan hukum pengangkatan PTT itu sendiri”, ungkap Sekda yang juga mantan Kabag Hukum Gorut ini.

Sehingganya, pihaknya saat ini sedang dalam tahapan pengkajian dan evaluasi tentang kinerja PTT yang ada di Lingkungan Pemda Gorut. Yang menjadi perhatian Sekda adalah PTT yang benar-benar dibutuhkan tugas dan fungsinya seperti Sopir, Guru, perawat Rumah sakit atau Puskesmas, Operator Komputer, Sespri dan PTT berkeahlian khusus dan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat tentunya akan dipertimbangkan lagi untuk dirumahkan.

Tergantung kebutuhan pimpinan OPD masing-masing. Sebab keberadaan mereka sangat membantu masyarakat dan juga pimpinan daerah. Terlepas dari tugas dan fungsi tersebut, Sekda menegaskan akan mengevaluasi kinerja PTT untuk dirumahkan, sembari menunggu seleksi serta perekrutan Pegawai PTT maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K),(***TR/03).