DPW LSM LIDIK kECAM KAMPUNG RAMADHAN

oleh

Bulukumba LIDIK News .sejak dibuka pada tanggal 10 06 2016  dan rencana ditutup hingga tanggal 27 06 2016  begitu banyak menuai protes Artinya 17 hari kedepan jalan tersebut ditutup .dan tidak bisa diakses oleh mobil mobil besar yang akan melintas kekabupaten selayar.sekertaris dpw lsm lidik sulsel yang memantau langsung kelokasi berharap agar pemerintah mencari lokasi tempat lain yang tidak menganggu pengguna jalan.karena manfaat dari kampung ramadhan tersebut menurutnya hanya menampilkan komersionalisai semata tidak memberikan ruang akses bagi pedangan kecil atau umkm yang mau berjualan.senada dengan itu

Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba Andi Hamzah Pangky mengecam penyelenggara kampung ramadan yang telah menutup jalan nasional menghubungkan kabupaten Bulukumba, Bantaeng, Sinjai, Selayar dan sejumlah kabupaten lainnya.

Menurutnya pemerintah daerah dan penyelenggara kegiatan telah mencoreng nama Bulukumba di kabupaten tetangga dengan membuat inovasi yang tidak seharusnya.

” kemarin saya dapat keluhan dari warga Sinjai kenapa jalan kami ditutup, dan saya hanya bisa menjawab saya tidak tau apa-apa. Dan saya akan panggil Event Organizer untuk bertanggung jawab” Ungkapnya. Selasa (14/06/2016)

Selain itu menurutnya telah merekomndasikan beberapa lokasi yang jauh lebih bagus yakni Halaman Islamic Center, Jl. Anggrek depan rumah jabatan Bupati dan Lapangan Pemuda Bulukumba.tarkan kritikan keras

Andi baso maragawali Opu adik kandung Bupati kabupaten bulukumba Andi Sukri juga melomtarkan keritikan keras terkait kampung ramadhan tersebut. menurutnya itu sebuah pelanggaran besar yakni uu no 22 tahun 2009 tentang LLAJR. dia berharap agar pemerintah jangan menutup mata .dan memberikan perhatian terhadap pedangan kecil yang berjualan diseputaran jalan tidak mempertontonkan kemewahan produk yang di pajang di kampung ramadahan tersebut tuturnya (dw111ss)logo-lidik4