banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

Dua Tersangka Pemilik Sabu Diamankan Satuan Resnarkoba Polres Enrekang

Kapolres Enrekang AKBP Arief Doddy Suryawan, Saat Melakukan Press Release Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika, Rabu (09/02/2022).

Enrekang, SuaraLidik.com – Kepolisian Resor (Polres) Enrekang laksanakan Press Release pengungkapan kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I bukan tanaman jenis metamfetamina/sabu, Rabu (09/02/2022).

Pelaksanaan Press Release ini dilaksanakan di ruang tengah Mapolres Enrekang, yang di pimpin langsung Kapolres Enrekang AKBP Arief Doddy Suryawan, S.IK, dan di dampingi Kasat Narkoba IPTU Hariyullah, S.Sos dan Kasubsi Penmas, Humas Polres Enrekang Iptu Agung Yulianto, SH, M.H serta teman-teman media cetak, online maupun elektronik.

banner 728x250

Kapolres Enrekang, AKBP Arief Doddy Suryawan mengatakan bahwa, benar Satuan Resnarkoba Polres Enrekang telah berhasil mengamankan 2 orang tersangka berinisial HRN (31) warga Dusun Puncak Harapan, Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap dan HSN (36) warga Ponrangae, Kelurahan Lancirang, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap.

Arief Doddy menjelaskan bahwa, pada hari Jumat 30 Desember 2021 sekitar pukul 11.00 wita, anggota Res Narkoba menerima laporan akan adanya pengantaran atau transaksi narkoba di wilayah Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang dan dilakukan penyelidikan tentang informasi tersebut.

Kapolres Arief Doddy menambahkan, kemudian dilakukan Under Cover (Pembelian Terselubung) di Jalan Santunan, Desa Pattondon Salu, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang.

Selanjutnya, kedua pelaku datang dengan menggunakan mobil Honda Brio warna abu-abu, kemudian HRN (31) turun dari mobil tersebut dimana HSN (36) standby di mobil.

Lalu HRN (31) menghampiri anggota untuk melaksanakan transaksi, namun pelaku mencurigai bahwa yang melakukan Under Cover adalah anggota polri sehingga kedua pelaku melarikan diri dengan meninggalkan kendaraannya dan didapat sejumlah barang bukti 1 (satu) sachet dan diduga narkotika jenis metamfetamin dalam kemasan sachet warna bening dengan berat 3,66 gram dan 1 (satu) unit mobil merek Honda Brio warna abu-abu metalik.

Setelah itu, Arief Doddy mengungkapkan, anggota melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan keberadaan kedua pelaku, sehingga tanggal 20 Januari 2022 telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku HRN di Dusun Puncak Harapan, Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap.

Kapolres Arief Doddy menjelaskan, untuk HSN (36) sendiri, berhasil di tangkap tanggal 26 Januari 2022 di Jalan Lasiwala, Kelurahan Ponrangae, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap.

Menurut Arief Doddy, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika atau pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang narkotika Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal paling singkat 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, denda paling sedikit 1 milyar dan paling banyak 10 Milyar Rupiah.

“Sementara itu pemilik sabu sendiri masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Enrekang, untuk identitas pemilik sabu sendiri sudah di ketahui. Saat ini masih dalam proses pengejaran,” pungkas Arief Doddy.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.