Dugaan Suap Infrastruktur, KPK Periksa Istri Nurdin Abdullah

  • Bagikan
Hj.Liestiaty Nurdin Abdullah ||net

suaralidik.com,MAKASSAR – Istri Gubernur Sulsel non aktif, Liestiaty Fachruddin diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolda Sulsel, Senin (24/05/2021).

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, ada sekitar 4 orang yang akan dimintai keterangan hari ini. Mereka adalah Idawati, Haeruddin, Andi Makkasau dan Liestiaty Fachruddin.

Pemeriksaan keempatnya berkaitan dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi sejumlah proyek infrastruktur di Pemprov Sulsel. Tiga orang termasuk Nurdin Abdullah sudah ditetapkan tersangka saat ini.

“Empat saksi Nurdin Abdullah tindak pidana korupsi suap perizinan dan pembangunan infrasturktur di lingkup Pemprov Sulsel tahun anggaran 2020-2021,”ujar Ali Fikri.

Ketiganya berasal dari pihak swasta, kecuali Liestiaty sebagai dosen. Hingga kini, sudah ada sekitar 51 orang yang dimintai keterangan oleh KPK. Nama Liestiaty diketahui ikut tertera pada situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Makassar. Sejumlah barang bukti terdakwa Agung Sucipto tertera pada laman kasus tersebut.

” KPK pernah menyita barang bukti dua halaman aplikasi setoran atau transfer Bank Mandiri validasi pada tanggal 12 juni 2019 pukul 12.32 WITA sebesar Rp 70 juta,” lanjut Ali Fikri.

Uang tersebut ditransfer ke rekening 174-00-0176196-4 atas nama Liestiaty Fachruddin, yang tidak lain adalah istri Nurdin Abdullah.

Adapun bukti lain yaitu, satu lembar tanda terima perhiasan Paris Jewelry No. 23953 yang diterima dari ibu Daya buat pembayaran perhiasan total Rp. 40 juta pada tanggal 1 Februari 2020.

“Hasil pemeriksaan Liestiaty Fachruddin akan kami umumkan usai pemeriksaan dilakukan. Untuk hasil pemeriksaan akan kami update selanjutnya,” tutup Ali Fikri.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *