Evakuasi ABK Filipina Di Perairan Pulau Kapoposan Pangkep

oleh
Seorang ABK Filipina Kena Stroke Di Perairan Kapoposan Pangkep

Pangkep, Suaralidik.com – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) warga negara asal Filipina mengalami stroke saat berlayar dengan Kapal MV Paradburdoo Vessel dari Taiwan ke Australia, Selasa (10/7/2018). Korban harus dievakuasi menggunakan KRI Madidihang-855 disekitar Perairan Laut Pulau Kapoposan Desa Mattiro Ujung Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkajene (Pangkep) dan kini telah ditangani di Rumah Sakit Siloam Makassar.

Asisten Operasi (Asops) Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VI Kolonel Laut Musleh Yadi mengatakan, evakuasi dilakukan berdasarkan laporan dari Kapal MV Paradburdoo Vessel yang berlayar di Selat Makassar ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) II. tepatnya di perairan Pulau Kapoposan Pangkep. Pihak kapal meminta bantuan mengevakuasi ABK yang terkena penyakit stroke dan membutuhkan pertolongan cepat untuk dibawa ke rumah sakit.

Lantamal VI Makassar langsung bergerak cepat melakukan evakuasi dengan mengirimkan KRI Madidihang-855, yang merupakan bantuan dari Koarmada II. Saat kejadian, posisi warga asing itu berada di sekitar Pulau Kapoposang, Kabupaten Pangkep. Warga Filipina itu langsung diturunkan dari kapal menggunakan tali yang dibantu oleh Tim Basarnas dan selanjutnya diangkut menggunakan KRI Madidihang-855.

“Pengevakuasian dilaksanakan dengan mengirim KRI Madidihang-855 ke tempat posisi warga asing tersebut berada, di sekitar pulau Kapoposang Kabupaten Pangkep,” kata Musleh dalam keterangan persnya

ABK kemudian dibawa ke Dermaga Layang Mako Lantamal VI Makassar. Kemudian, diterima oleh tim kesehatan Lantamal VI yang selanjutnya warga asing itu ke Rumah Sakit Siloam Makassar untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Kapal meminta bantuan karena ada satu kru kapal mengalami stroke sehingga Lantamal VI meminta bantuan armada II untuk menjemput dan mengevakuasi korban. Pukul 14.00, sudah bersandar dan dievakuasi ke Rumah Sakit Siloam,” papar Musleh Yadi.

Hingga saat ini, warga asing itu untuk sementara menjalani pengobatan di Rumah Sakit Siloam Makassar. Tim medis masih terus memantau perkembangan kesehatannya.
(iwank86-KP)