Evaluasi Pembelajaran Daring, UPT SPF SMPN 5 Makassar Mengundang Ortu Siswa

Foto pertemuan orang tua dan guru siswa SMPN 5 Kota Makassar

Makassar, SuaraLidik.com – UPT SPF Smp Negeri 5 Makassar mengadakan pertemuan dengan para orang tua siswa bersama komite dalam rangka evaluasi pembelajaran daring dan persiapan pembelajaran tatap muka Tahun 2021.”Rabu (19/05/2021)”.

Dalam pertemuan tersebut, tampak mereka tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat seperti melakukan cek suhu tubuh, melakukan cuci tangan dan memakai masker, serta menjaga jarak.

Informasi yang dihimpun, Sarana-sarana yang ditentukan sesuai protokol kesehatan sudah dipersiapkan lebih dini sebelum kegiatan dilakukan.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 5 Makassar, pihaknya akan meminta persetujuan dan petunjuk dari Dinas Pendidikan untuk pembelajaran tatap muka.

“kita baru mengusul dan meminta izin ke Dinas Pendidikan dengan melampirkan surat pernyataan dari orang tua siswa dan komite sekolah apakah bisa dilaksanakan atau tidak. Ini tergantung dari persetujuan dari Dinas Pendidikan dengan memberikan petunjuk teknis pelaksanaannya bagaimana. Kami dari sekolah sebagai pelaksana tinggal melaksanakan sesuai petunjuk dari Dinas Pendidikan Kota Makassar.”ungkap Firman .

D tempat yang sama, Dalam penyampaiannya, Wakasek Humas SMP Negeri 5 mengungkapkan jika sudah mencapai 90% guru di sekolah divaksin, sisanya karena ada penyakit yang sedang diderita sehingga belum divaksin.

Lanjut Arifin Husain, “kami sudah memperlihatkan kepada orang tua siswa dan para siswa bagaimana simulasi pembelajaran tatap muka lewat video, mulai dari masuk gerbang sekolah akan dilakukan cek suhu tubuh, kemudian melakukan cuci tangan dan memakai masker, serta masuk ke kelas hanya setengah dari jumlah siswa yakni 18 orang per kelas dengan menjaga jarak kurang lebih 1,5 meter”, lanjutnya.

Arifin juga menyebutkan jika orang tua siswa sangat mendukung pembelajaran tatap muka dengan membuat surat pernyataan.

“Kami dari pihak sekolah sudah sangat siap melaksanakan proses pembelajaran tatap muka, bahkan kami pihak sekolah sudah membuat SK penanganan covid-19.”tutupnya”. (*JJ)

Exit mobile version