Fandy Akhmad dan Erina Yunita Sari berkolaborasi menciptakan Puisi ‘Renta Usiamu’

oleh

Fandy Akhmad dan Erina Yunita Sari, dua penyair muda Indonesia menyatukan bakat mereka melalui karya yang menentramkan jiwa.

Fandy Akhmad. Ia lahir di Tegal. Motto hidupnya adalah “Totalitas dalam Berikhtiar & Bertawakal Kepada Allah SWT”. Emailnya yaitu zulfa.akhmad45@gmail.com. untuk lebih mengetahuinya, bisa stalking akun Facebook Fandy Akhmad atau via WA 085741100212. Erina Yunita Sari, seorang penulis yang sekarang sedang menempuh pendidikan di SMA Negeri 01 Gunung Sugih, lahir di Lampung pada tanggal 17 September 1999. Ia menyukai sastra karena menurutnya, sastra adalah seni yang indah, seni yang mampu membangkitkan gairah hidup. Akun Facebooknya yaitu Erina Yunita S. Salam santun sastra. 

RENTAN USIAMU

Raut wajah kian memudar
Saksi bisu rentan usiamu
Di ujung senja; pancaran nyata muara kasihmu
Meski titahmu kuanggap angin lalu
Senyum manismu tak pernah hengkang dan layu

Aku jauh dari kata berbakti
Kerap atau sering pintamu terabai
Lukai hati yang penuh afeksi
Namun kasihmu tetap terajut abadi
Karena cintamu tak lagi tertawar
Rengkuhan hangatmu telah mengakar
Erat di sudut sukma paling dasar

Wahai engkau; Bunda
Malaikat tanpa sayap penyemangat jiwa
Perapal doa di sepertiga malam-Nya
Pengucap untaian kata bijak pelipur lara

Bunda …
Pelita hati penyejuk jiwa
Tanpamu, aku bagaikan gelap malam tanpa penerang
Karenamu, aku mampu lambungkan asa
Meraih mimpi menembus Mega angkasa
Terima kasih bunda; atas semua kasih tak terbalaskan

Tegal & Lampung, 26 Desember 2016