Fanny Malik, Honorer Cantik Bulukumba Ini Tantang Pemkab Untuk 10 Hari Kerja Tanpa Honorer

oleh
Fanny Malik Tenaga Honorer di kantor dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( PUTR ) Kabupaten Bulukumba

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com — Fanny Malik, perempuan manis berusia 33 tahun yang sehari-harinya merupakan Tenaga Honorer di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( PUTR ) Kabupaten Bulukumba, Selasa (13/06/17) memberikan tantangan kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam hal ini semua instansi tanpa terkecuali untuk 10 hari kerja tanpa honorer.

Fanny Malik Tenaga Honorer di kantor dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( PUTR ) Kabupaten Bulukumba

Saya, Fanny Malik, saya honorer dan hari ini saya memberi tantangan kepada Bupati/Wakil Bupati atau pemerintah kabupaten tanpa terkecuali di semua instansi untuk 10 hari kerja tanpa adanya tenaga honorer ” ujar Fanny kepada Redaksi SuaraLidik.com, Selasa siang.

Fanny Malik memberikan tantangan tersebut karena terinspirasi dari keinginan para tenaga honorer untuk lebih diperhatikan lagi dalam hal status dan perbaikan nasib.

Jumlah kami banyak dan tersebar diseluruh instansi baik dibidang Pendidikan,Kesehatan dan Administrasi Umum, kami bekerja, oleh karena itu kami layak diperjuangkan. Kami bekerja membantu tanpa pamrih bahkan sebagian dari kami mengerjakan tugas pokok dan kegiatan pokok pemerintahan,ikut memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat ” terang Fanny Malik.

Fanny Malik menambahkan mereka hanyalah honorer atau tenaga sukarela tapi mereka punya kualitas kerja yang bisa dibuktikan dengan melakukan perbandingan dan perkembangan pekerjaan disetiap instansi ada dan tanpa mereka ( tenaga honorer,Red ).

10 hari saya kira cukup efektif untuk melihat kondisi kerja tanpa kami tenaga sukarela, dengan harapan semoga keberadaan kami bisa lebih dipertimbangkan dan diperjuangkan dengan melihat kualitas dan prestasi kerja kami yang sebenarnya, selain karena tujuan utama bekerja, kami bangga bisa berpartisipasi langsung dalam pemerintahan tapi lagi-lagi status menjadi hambatan kami untuk lebih aktif disetiap kegiatan pemerintahan semoga Bapak Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba memperhatikan kami dan mendapat respon positif dari pemerintah ” pungkas Fanny Malik.

Semoga saja Pemerintah Kabupaten Bulukumba terbuka mata hatinya untuk lebih melihat peran para tenaga honorer ini didalam mengabdikan dirinya yang ikhlas tanpa pamrih. (RED2)