Fitnah Sistematis Mulai Serang Agus-Tanribali

oleh
Agus Tanribali
Meet up Invitation Good People Anak Muda Bagus di Golden Tulip Essential, Jl Sultan Hasanuddin, Sabtu (7/4/2018)

MAKASSAR,suaralidik.com — Pergerakan pasangan Agus Arifin Nu’mang-Ahmad Tanribali Lamo tampaknya mulai membuat lawan-lawannya panik. Fitnah sistematis pun mulai marak. Dimulai dari isu pengalihan dukungan ke kandidat lain karena dukungan yang stagnan, buang sampah di jalan berupa brosur Agus-Tanribali hingga pelemparan mobil warga.

Ironisnya, ini terjadi dalam waktu yang relatif bersamaan. Sebab, semua terjadi dalam dua hari terakhir. Lokasinya juga di daerah selatan Sulsel.

Terbaru, beredar di medsos, gambar selebaran Agus-Tanribali yang disebut dibuang di Jalan Poros Bantaeng. Bahan kampanye bergambar pasangan nomor urut 2 ini disebut dibuang mobil yang lewat dengan dikawal mobil patwal.

Di Bulukumba, lain lagi kejadiannya. Kendaraan yang tengah parkir karena menurunkan barang dilempari kendaraan lewat. Kendaraan tersebut dituding iring-iringan pasangan nomor urut 2 yang didukung Partai Gerindra, PPP, dan PBB. Padahal, sama sekali tidak ada pergerakan tim Agus-Tanribali ke selatan.

Juru Bicara Agus-Tanribali, Andry Arief Bulu yang dikonfirmasi mengatakan, fitnah sistematis tersebut merupakan cara-cara tidak sehat. Hal itu menjadi indikasi kuat adanya kubu yang merasa terganggu dengan elektabilitas Agus-Tanribali yang punya tren sangat positif.

“Itu tanda-tanda mulai ada yang panik. Kalau fitnah mulai dimainkan berarti tanda-tanda kemenangan Agus-Tanribali makin kelihatan,” ujar mantan Ketua DPRD Sulsel ini.

Karena itu, melalui juru bicara, Agus-Tanribali meminta kepada seluruh timnya untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. “Tetap solid, jangan terpancing, kita tetap fokus untuk kerja-kerja penggalangan guna memastikan kemenangan yang sudah di depan mata,” kata Andry

Soal fitnah, Agus mengimbau timnya untuk tidak melakukan balasan. “Kita serahkan kepada Yang Maha Kuasa, Yang Maha Tahu, biarlah Tuhan yang membalas,” imbuhnya. (**BCHT)