Forum Asosiasi Jasa Kontruksi Bulukumba Kembali Pertanyakan Keterlambatan Pembayaran Proyek DAK/DAU/APBD 2016

oleh
Proyek di bulukumba
Hasil kesepakatan Forum Asosiasi Jasa Kontruksi Kab Bulukumba, terkait dengan keterlambatan pembayaran proyek 2016

Lidik bulukumba,– Sejumlah pimpinan perusahaan kontraktor yang tergabung dalam Forum Asosiasi Jasa Konstruksi kabupaten Bulukumba bersama sejumlah rekanan akan melakukan klarifikasi terkait keterlambatan pembayaran proyek DAK/DAU/APBD tahun 2016.

Proyek di bulukumba
Hasil kesepakatan Forum Asosiasi Jasa Kontruksi Kab Bulukumba, terkait dengan keterlambatan pembayaran proyek DAK/DAU/APBD tahun 2016

Hasil pertemuan yang digelar di warkop Esprezzo Jln Jendral Sudirman kota Bulukumba pada hari Kamis 23/02/2017 sekitar pukul 14:00 wita menghasilkan sebuah kesepakatan bersama terkait dengan proyek yang sudah selesai atau rampung pekerjaannya namun belum dibayarkan hingga sekarang ini (kamis 23/02/2017).

Dari hasil pantauan suaralidik.com,Forum Asosiasi Jasa Konstruksi Kab Bulukumba menghasilkan kesepakatan isi klarifikasi terdiri dari beberapa poin yang diantaranya :

  1. Meminta penjelasan atas keterlambatan pembayaran kepada pihak rekanan
  2. Mendesak segera membayarkan utang pemerintah kepada rekanan tanpa menunggu APBD perubahan tahun 2017
  3. Pemerintah kabupaten bulukumba melalui SKPD terkait menanggung segala resiko peristiwa kompensasi atas keterlambatan pembayaran yang tercantum dalam surat perjanjian (kontrak) antara PPK dan pihak penyedia.

Kepada suaralidik.com saat dikonfirmasi,Ketua DPK Aspekindo Bulukumba,Iful Haji Sain berharap agar ada titik terang terkait keterlambatan pembayaran terhadap sejumlah anggota rekanan dan rencana akan menghadap langsung kepada Bupati Bulukumba untuk mendapat penjelasan,tuturnya,Kamis 23/02/2017.

Hasil kesepakatan yang sudah termaktub dalam sebuah surat klarifikasi oleh Forum Asosiasi Jasa Konstruksi Kab Bulukumba ini juga akan kami teruskan beberapa instansi terkait seperti DPRD Bulukumba,badan Keuangan Daerah Kab Bulukumba dan SKPD Bulukumba,sambung Iful Haji Sain.

Ketua Askepindo Bulukumba sangat menyesalkan keterlambatan pembayaran proyek DAK/DAU/APBD tahun 2016 yang dianggapnya sangat merugikan pihak kontraktor dan rekanan.(DRWS/BCHT)


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama