Forum Lintas Asosiasi Kontraktor Listrik Se Area Bulukumba Gelar Rapat Evaluasi dan Pemantapan Pengurus

oleh
Forlik
Forum Lintas Asosiasi Kontraktor Listrik ( Forlik ) dalam wilayah kerja Bulukumba,Sinjai,Bantaeng, Jeneponto dan Selayar melakukan rapat evaluasi, Rabu (5/7/17).

BULUKUMBA, SUARALIDIK.com — Kepengurusan Forum Lintas Asosiasi Kontraktor Listrik ( Forlik ) dalam wilayah kerja Bulukumba,Sinjai,Bantaeng, Jeneponto dan Selayar melakukan rapat evaluasi, Rabu (5/7/17).

Forlik
Forum Lintas Asosiasi Kontraktor Listrik ( Forlik ) dalam wilayah kerja Bulukumba,Sinjai,Bantaeng, Jeneponto dan Selayar melakukan rapat evaluasi, Rabu (5/7/17).

Forlik banyak menyorot kinerja Lembaga Inspeksi Teknik ( LIT ) yang di sinyalir menerbitkan Sertifikat Laik Operasi ( SLO ) tanpa di dasari gambar instalasi listrik ( GIL ) dan cenderung melakukan pencatutan perusahaan kontraktor listrik, sorotan serupa juga di alamatkan kepada mar aknya pekerjaan pemasangan instalasi rumah tangga yang di lakukan oleh instalatir liar tanpa berbadan hukum.

Rapat evaluasi di pimpin oleh sekretaris umum Agus Gugun, dan dihadiri Ketua Umum Forlik yang juga ketua DPC Askomelin Ir.A.Hermansyah Basdam, Ketua DPC AKLI Asnandar Yasin,ST, Ketua DPC AKEI Supriadi Asfar, Ketua DPC Aklindo Jamaluddin, Perwakilan DPD AKLI Sulselbar M.Sadli dan para Direk tur kontraktor listrik, bertempat di Warkop C7 samping Stadion Mini Bulukumba.

Di temui di tempat acara, ketua DPC AKLI Cabang Bulukumba Asnandar Yasin menyampaikan kepada Wartawan SuaraLidik.com terhadap komitmennya nya untuk melakukan langkah tegas terhadap anggotanya yang melakukan pelanggaran.

AKLI cabang Bulukumba akan mengambil sanksi pemecatan terhadap instalatir yang inkonsisten terhadap regulasi yang ada tanpa pandang bulu” ucap Asnandar.

Senada dengan pernyataan Asnandar Yasin, semua ketua DPC Asosiasi kontraktor listrik yang tergabung di forlik bersepakat dalam penerapan regulasi dan konsisten terhadap kesepakatan bersama.

Di hadapan para peserta rapat, ketua Forlik Hermansyah Basdam memper tegas komitmen dan konsistensi para instalatir untuk taat pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 10 tahun 2016 tentang penerbitan SLO yang di dasari oleh gambar instalasi listrik yang di keluarkan oleh perusahaan berbadan hukum, dirinya pun mengecam praktek yang di lakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, melakukan pekerjaan instalasi tanpa badan hukum ( instalatir liar ) yang sudah jelas melanggar Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2016 tentang pekerjaan pemasangan instalasi harus di kerjakan oleh perusahaan bersertifikat badan usaha dalam bidang pemasangan instalasi.

Saya akan menginstruksikan kepada bidang investigasi untuk menindak lanjuti temuan yang berpotensi perbuatan melanggar hukum oleh instalatir liar di karenakan berpotensi merusak citra PT. PLN, merusak nama baik Kontraktor Listrik dan merugikan pengguna insta lasi, untuk melaporkan ke pihak berwe nang secara kelembagaan, ” tutup pria berkaca mata ini. (G2N/RED2)