Foto Mesum Siswanya Viral, Ini Kata Kepsek SMAN 8 Bulukumba

oleh

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Foto yang memperlihatkan perbuatan tak senonoh diperankan pelajar Sekolah Menenagah Atas Negeri 8 (SMAN 8) Bulukumba beredar di Sosial Media. Rabu (13/9/17).

Foto pelajar mesum diduga murid SMAN 8 Bulukumba.

Pihak SMAN 8 pun angkat bicara. Jasman, kepala sekolah kepada beberapa media ditemui di ruangannya menutururkan rasa kecewa atas tindakan yang dilakukan siswanya yang duduk di kelas 11 itu. Namun ia membantah aksi mesum tersebut tak dilakukan di lingkungan sekolah.

“Sejak Senin dia tak masuk sekolah. Kita sudah cari tahu dan ternyata benar,” kata Jasman, Rabu siang (13/9/17).

Menurut Jasman, hal ini bisa memberikan peringatan sekaligus sebagai pelajaran bagi guru, siswa dan orang tua.

“Mudah-mudahan ini bisa jadi pelajaran untuk pendidik dan orang tua siswa yang lain tentunya. Berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” ucapnya.

Selain itu Jasman berharap agar masyarakat menjaga ketenangan sekolah. “Kami akan memberikan sanksi. Kami berharap masyarakat tidak menambah beban dia (siswa) dengan kata tidak wajar,”pintanya.

Pihaknya pun berjanji segera memanggil orang tua siswa dimaksud. “Kejadian itu bukan pada jam sekolah, besok kita panggil orang tuanya,”katanya. Jasman juga menghimbau kepada seluruh orang tua agar lebih memantau dan memperhatikan kegiatan anaknya di luar jam sekolah.

Sementara, mengetahui hal tersebut, Wakil Bupati Bulukumba juga angkat bicara. Melalui tulisan yang di unggahnya di Media Sosial Facebook, Tomy menuliskan keprihatinan atas tindakan pelajar di daerah yang dipimpinnya itu.

“Ini adalah keprihatinan kita yang tidak perlu menjadi diekspose berlebihan. Mereka adalah generasi yang lagi tersesat, generasi yang krisis identitas yang perlu dicarikan jalan sehingga menjadi anak yang memberikan kontribusi pda kedamaian daerah ini. Ini tanggung jawab kolektif kita. Karena bisa jadi diruang ruang private masih banyak anak anak seperti ini yang hanya saja belum terekspose.

Memviralkan ini akan menjadi solusi? Sepertinya tidak, kita hanya memvonis mereka dan keluarga mereka tanpa ada solusi,” tulis Tomy beberapa jam setelah foto pelajar beredar.

Di sisi lain, Salah seorang pemerhati anak, Syamsir Halik, senada dengan wakil Bupati juga mengungkapkan rasa prihatin. Namun dalam hal ini menurutnya pihak sekolah harus bijak dalam mengambil keputusan dengan tidak mengabaikan hak siswa dalam menimbah ilmu di sekolah.

“Perlu ditingkatkan lagi pengawasan sekolah terhadap murid. Sosialisasi ke orang tua untuk bantu mengawasi anaknya juga penting, pihak sekolah harus gencar mensosialisakan ke orang tua murid, katanya.

Selain itu, Syamsir juga mengatakan, pengawasan pemerintah juga perlu dioptimalkan.

“Yang perlu juga, optimalkan kembali pengawasan Satpol PP untuk menertibkan pelajar yang bolos di jam sekolah, mengingat sakarang berlaku program Full Day School. Ini juga mungkin jadi faktor yang berpengaruh terhadap psikologi anak,” tandas Politisi Gerindra Bulukumba itu.