Gandeng Pemkab, Baznas Bulukumba Salurkan Bantuan ke Siswa Korban Puting Beliung

oleh

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bulukumba meyalurkan bantuan ke sejumlah siswa korban bencana puting beliung, di dusun Kaluku, desa Benteng Palioi, Kecamatan Kindang. Jumat (18/8/17).

Bersama Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, bantuan yang diberikan tersebut dalam bentuk sarana dan alat-alat belajar seperti buku tulis, pensil, krayon, buku gambar, dan lainnya.

Bantuan tersebut terdiri dari 34 paket. Mulai dari tingkat TK, SD, SLTP hingga SLTA.

Ketua BAZNAS Bulukumba, Muhammad Yusuf Sandy, mengatakan, bantuan tersebut adalah hasil penghimpunan dana infaq dari para dermawan yang dilakukan oleh BAZNAS Bulukumba.

“Dananya ada dari warga Bulukumba sendiri, dari luar Bulukumba, bahkan ada pula dari luar negeri, dari Hongkong,” ucapnya.

Selain itu, ia menambahkan, ini merupakan kali kedua BAZNAS salurkan bantuan buat korban angin puting beliung.

Pada hari terjadinya bencana, BAZNAS turun dengan membawa bantuan sembako. Kali ini bantuanya buat adik-adik siswa dalam bentuk peralatan belajar.

“Insya Allah, dengan saling peduli dan saling tolong menolong satu sama lain, maka Allah SWT pun akan menolong kita,” ungkapnya sembari menambahkan, bahwa bantuan yang sama akan diberikan pula bagi siswa korban puting beliung yang ada di Desa Topanda.

Sementara Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto dalam sambutannya menyatakan, bahwa bantuan yang disalurkan hari ini sebagai bukti solidaritas antara Pemkab dengan Baznas.

“Ini menunjukkan bahwa ibu-ibu dan adik-adik semua tidak sendiri menghadapi bencana ini,” Terang Tomy.

Sebelum menyerahkan bantuan, Wakil Bupati Bulukumba terlebih dahulu memberikan motivasi bagi para bapak, ibu dan anak-anak yang antusias menyambut kedatangan Wakil Bupati Bulukumba, sejak usai menunaikan shalat Jum’at.

Dalam motivasinya ia menyatakan, orang Bugis itu punya prinsip “ko de’ nu massikolah, massikola’ko (jika tidak pergi bersekolah, pergilah berkebun coklat).

“Menurutnya, prinsip inilah yang harus dibangun bagi siapapun yang ingin sukses di masa datang.

Lebih jauh orang nomer dua Bukukumba itu mengatakan, agar dana desa yang dikucurkan pemerintah tidak melulu pada pembangunan fisik seperti talud, jalan tani dan semacamnya.

“Manusianya juga harus dibangun,” tegasnya di hadapan warga Dusun Kaluku, yang turut dihadiri oleh Kades Benteng Palioi.

Selain itu, Tomy menambahkan, saat ini Pemkab Bulukumba sedang menyusun juknis penggunaan ADD dan BDD agar benar-benar dapat mensejahterakan masyarakat luas.

Rep: Indra Chaerunnisa