Gara-Gara Warisan Nyawa Warga Kambuno Bulukumpa Melayang..Innalillahi

oleh
Korban pembunuhan di Dusun Manyaha Desa Kambuno Kecamatan Bulukumpa,Andi Patta bin Nganro, Rabu (17/5/17)||SUARALIDIK.com

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com — Andi Patta Bin Nganro (55) warga Dusun Manyaha Desa Kambuno Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, Rabu (17/5/17) sore sekitar pukul 16.30 WITA tewas dengan cara mengenaskan setelah di bacok menggunakan parang oleh Anwar alias Nua Bin Ahmad (36) warga Dusun Manyaha Desa Kambuno Kecamatan Bulukumpa.

Korban pembunuhan di Dusun Manyaha Desa Kambuno Kecamatan Bulukumpa,Andi Patta bin Nganro, Rabu (17/5/17)||SUARALIDIK.com

Informasi yang di himpun, insiden penganiayaan berat dengan cara pembacokan tersebut dilakukan oleh pelaku Anwar alias Nua tersebut berawal dari persoalan tanah warisan.

Korban Andi Patta Bin Nganro pada Rabu siang sedang berada di dalam kebunnya yang berdekatan dengan kebun milik pelaku untuk melihat tanaman mericanya.

Setelah korban selesai menyiangi tanaman merica miliknya tersebut, korban kemudian beranjak kembali kerumahnya. Namun ditengah perjalanan korban berpapasan dengan pelaku Anwar alias Nua.

Secara tiba-tiba,korban langsung membacok pelaku dengan menggunakan sebilah parang namun pelaku menghindar dan secara tiba-tiba pelaku balik menganiaya korban dengan menggunakan parang berulang kali sehingga korban mengalami luka robek pada beberapa bagian tubuhnya dan mengakibtkan korban tewas seketika.

Kapolsek Bulukumpa AKP Abdi Nur membenarkan peristiwa penganiayaan berat ( Anirat) yang terjadi di Desa Kambuno pada Rabu sore kemarin.

Pelaku penganiayaan atas nama Anwar alias Nua Bin Ahmad telah menyerahkan diri langsung ke Mapolsek bersama barang bukti sebilah parang ” ujar Abdi Nur saat di konfirmasi, Kamis (18/5/17) pagi.

Motif dari kejadian pembunuhan ini berdasarkan keterangan pelaku yakni masalah tanah (Harta Warisan), dan pelaku telah kita tahan untuk proses hukum selanjutnya ” tutup mantan Kasat Narkoba Polres Sinjai tersebut. (AMK/RED2)


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama