Gas LPG Langka, Walikota Kotamobagu Cek Langsung SPPBE di Kelurahan Mongkonai

oleh
PJS Walikota Kotamobagu
Pjs. Walikota Kotamubagu Muh. Rudi Mokoginta bersama Andi. Rizal Kepala operasional SPPBE

Kotamobagu – suaralidik.com, Pjs. Walikota Kotamobagu, Muhammad Rudi Mokoginta didampingi beberapa jajaran pejabat Pemerintah Kota Kotamobagu melakukan kunjungan ke Stasiun Pengisian Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kelurahan Mongkonai.

Kelangkaan Liquified Petroleum Gas (LPG) menjelang bulan suci ramadhan di wilayah Kotamobagu jadi perhatian serius Rudi Mokoginta.

Rudi Mokoginta menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk mencari tahu penyebab kelangkaan LPG, apa lagi kelangkaan tersebut sudah meresahkan masyarakat Kotamobagu

“Kunjungan ini di lakukan guna menjawab keresahan masyarakat beberapa minggu trakhir ini, soal apa sebenarnya yang jadi sebab musabab LPG di Kotamobagu menjadi langkah di pasaran tutur Rudi.

Dalam hasil kunjungannya Rudi Mokoginta dalam kunjungannya mendapatkan hasil dari kelangkaan LPG tersebut, kelangkaan diakibatkan karena adanya pembelian secara besar besaran “LPG menjadi langka biasanya karena ada pembelian secara borong dari masyarakat.
Saya sangat berharap dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membeli dalam jumlah banyak apa lagi melakukan penimbunan LPG, agar tidak terjadi kelangkaan dan masyarakat lain bisa mendapatkan dengan mudah LPG, apa lagi sekarang menyambut Bulan suci Ramadhan harap Rudi.

Lebih lanjut Rudi mengatakan, Pemerintah sudah memberikan kebijakan dengan menambahkan jumlah kuota LPG dalam rangka menyabut Bulan Ramadhan ini.
“di awal puasa saja sudah terjadi kelangkaan LPG, hari ini saya akan bersurat langsung ke Pertamina agar menambah jatah kuota LPGdi Kotamobagu tegas Rudi.

Di yempat yang sama Kepala operasional SPPBE Andi. Rizal menjelaskan kalau LPG yang di distribusikan di kotamobagu sebanyak 7.200 tabung, yang terbagi di Dua agen dan sudah memenuhi rekomendasi dari pertamina.

“Ada dua agen di Kotamobagu yang melakukan pendistribusian LPG ke pangkalan-pangkalan yang tersebar di Kotamobagu, pihak kami mendistribusikan LPG sudah memenuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Untuk kotamobagu jumlahnya sebanyak 7.200 tabung yang disalurkan jelas Andi. Rizal.

Kalaupun ada kelangkaan LPG itu diakibatkan karena meningkatnya kebutuhan masyarakat di bulan suci Ramadhan.
“Setiap hari pihak kami menyalurkan terus LPG, adapun terjadi kelangkaan di lapangan mungkin itu di sebabkan adanya peningkatan komsumsi LPG oleh masyarakat di bulan Ramadhan terang Andi. Rizal.

Rizal juga menegaskan kalau harga jual pada pangkalan berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp 18.000 “HET untuk pangkalan Rp 18.000, jika ada pangkalan yang menjual diatas HET maka akan kami berikan sanksi tutup Andi. Rizal. (***abrm-Jul)

Abdul Nazaruddin

Rujadi

Mohamad Hidayat Panigoro

Andi Edy Manaf

H.Askar

Harris Pratama