banner 728x250

Gelar FGD bersama Wantanas RI, Bupati Bulukumba Paparkan Potensi Bahari dan Keunggulan Perahu Phinisi

  • Bagikan
Andi Utta
Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf saat memberikan sambutan pada kegiatan FGD bersama Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI , Selasa (21/09)||

BULUKUMBA,suaralidik.com  – Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI melalui Unit Kedeputian Sistem Nasional melaksanakan Kajian Daerah (Kajida) ke Provinsi Sulawesi Selatan, dan salah satunya di Kabupaten Bulukumba, Selasa (21/09).

Kegiatan Kajida yang dipimpin Deputi Bidang Sistem Nasional Mayjen TNI Moh. Hatta Usmar Rukka, bertujuan agar dapat melakukan pendalaman untuk mendapatkan masukan dan data mengenai sumber daya kelautan dan budaya maritim serta menganalisa dampak yang ditimbulkan terhadap kesejahteraan masyarakat, dukungan pada terwujudnya Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, serta pengaruhnya dalam memperkuat Strategi Keamanan Nasional.

banner 728x250

Acara ini dilaksanakan dengan metode pengumpulan data melalui Focus Group Discussion (FDG) serta On The Spot (OTS) ke lokasi – lokasi.

Untuk FDG yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Daerah Dalam Mendukung Keberadaan Phinisi Sebagai Warisan Dunia Dari Unesco Guna Memperkokoh Perwujudan Poros Martim Dunia” dilaksanakan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati yang di buka Bupati Bulukumba H. A. Muchtar Ali Yusuf diikuti oleh unsur Forkopimda Bulukumba, para Kepala OPD Terkait, sejumlah Camat, Kepala Desa, Lurah, tokoh Masyarakat, serta tokoh Budayawan. Acara FDG tersebut juga menghadirkan narasumber yakni Kepala Dinas Pendidikan Bulukumba Drs. Akhmad Januaris dan tokoh Budayawan Arif Saenong.

Diketahui, salah satu daerah di Indonesia yang sangat identik dengan budaya maritim adalah Kabupaten Bulukumba. Untuk produksi perikanan tangkap, Bulukumba menyumbang lebih dari 50 ribu ton hasil setiap tahunnya.

Bulukumba juga memiliki ragam destinasi wisata alam bahari dan para pengrajin perahu Phinisi sehingga Bulukumba juga dikenal dengan julukan Butta Panrita Lopi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *