Gelar Monitoring dan Evaluasi, 2 Anggota KPK kunjungi Gorut

oleh

Rapat monitoring dan evaluasi antara Pemda gorut bersama korsupgah KPK khusus wilayah Sulawesi,(foto humas).

Gorontalo, Suaralidik.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) Provinsi Gorontalo, kembali dikunjungi 2 Anggota Koordinator unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI khusus Wilayah Sulawesi, Kamis 29/11/2018.

Kunjungan Tim Korsupgah ini diterima langsung Bupati Gorut Dr Hi Indra Yasin, MH diruang Kerja Bupati yang dilanjutkan dengan pertemuan sekaligus Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi tindak pencegahan dan Pemberantasan korupsi terintegrasi Kabupaten Gorontalo Utara tahun 2018.

Kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD, Wakil Ketua l, ll DPRD Gorut, Sekda, Asisten, Pimpinan OPD, Pejabat eselon II, III dan Camat se Gorut. Bupati Indra Yasin menyampaikan selamat datang kepada tim Korsupgah KPK RI yang terdiri dari Korsupgah Wilayah Sulawesi KPK RI, Ibu Tri Gamareva dan Korsupgah Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Barat, bapak Sugiarto.

“Saya selaku Pemerintah daerah Gorontalo Utara menyampaikan Ucapan selamat datang kepada Korsupgah KPK RI di Kabupaten Gorontalo Utara. Ini kali kedua tim Korsupgah berkunjung di Daerah Kabupaten ter Bungsu di Provinsi Gorontalo dalam hal monitoring dan evaluasi”,ungkap Bupati Indra Yasin.

Bupati menjelaskan secara umum Daerah Gorut yang memiliki 11 kecamatan dan 123 Desa. Bupati menyambut baik kunjungan Tim KPK RI guna mengevaluasi, monitoring dan pengarahan tentang segala tindakan pencegahan Korupsi terintegrasi di Kabupaten Gorut.

“Saya anggap penting menghadirkan seluruh Pejabat Pimpinan OPD dan Eselon III untuk mengikuti Pertemuan dengan tim Korsupgah KPK RI guna mengetahui batasan dan aturan yang bisa mengakibatkan adanya tindak korupsi. Sehingganya, kedua Tim Korsupgah KPK ini akan memberikan pengarahan dan evaluasi serta pengawasan terhadap Program kegiatan Pemerintahan daerah Gorut. Karena Mencegah lebih baik dari pada mengobati”,ungkap Bupati Indra Yasin.

Bupati berharap dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan seluruh OPD dapat lebih intens menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan guna menciptakan Tata kelola Pemerintahan yang Good n Clean.

Sementara Korsupgah Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Barat Sugiarto menyampaikan bahwa, keberadaan Tim Korsupgah hanya sebatas mengawasi dan mengevaluasi kinerja pemerintah daerah sebagai bentuk tindak-lanjut program tindak pencegahan dini.

“Memang betul apa yang disampaikan Bapak Bupati yang mana sistem di dalam pemerintahan sama halnya dengan sistem Dibidang Kesehatan. Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Nah divisi kami hanya sebatas mencegah saja. Jadi kami datang membawa misi perdamaian, dan penuh cinta”,ungkap Sugiarto.

Lebih lanjut, Sugiarto menjelaskan bahwa saat ini KPK telah masuk dalam pengawasan secara lebih intens terhadap program Dana Desa yang ada di Seluruh Wilayah Indonesia. Sehingganya, jangan kaget apabila ada Tim KPK yang datang untuk langsung mengunjungi Kecamatan bahkan Desa yang notabennya mengelola dana Desa.

“Dan yang patut diwaspadai adalah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang saat ini sedang marak terjadi di sejumlah Wilayah. Dan saya berharap di Kabupaten Gorut tidak terjadi OTT oleh KPK”,tegas Sugiarto,(***TR/03).