GMIL Menantikan Kapolda di Bulukumba; Kasus “86” di Acuhkan

oleh

SuaraLidik.com–Bulukumba, Dengan adanya wacana tentang daerah Bulukumba yang kini darurat Narkoba, Jelas akan membuat masyarakat Bulukumba gerah dan waswas dengan kondisi ini, apalagi sudah ada 30 Kasus Penangkapan, kurang lebih 60 orang yang terjaring penangkapan Oleh Pihak Polres Kabupaten Bulukumba selama waktu kurang lebih 2 bulan terakhir, diantaranya ada oknum Polisi yang juga terlibat tertangkap.

Dewan Pengurus Daerah Gerakan Muda Intelektual Lidik Bulukumba saat konferensi pers di salahsatu warkop kota Bulukumba, (Senin/31/Oktober/2016).
Ar Ebit Supadi Selaku Ketua Umum menganggap Kapolda Sulselbar tidak serius menangani kasus 86 oleh oknum RB (Mantan Kasat Narkoba Polres Bulukumba) yang telah mencedrai nama baik institusi kepolisian, pasalnya kasus tersebut telah lama bergulir dan tak kunjung menemukan titik terang.

Ar Ebit Mengungkapkan, “setidaknya Kapolda Sulsel tegas dan bisa bertanggung jawab, apa lagi oknum tersebut masi berstatus penegak hukum dan contoh bagi basyarakat banyak”, Ebit, Ungkapnya.
“Saya kira selain daripada sangsi sosial, seharusnya diberikan sangsi yang tegas terhadap semua pelaku yang mencoba bermain- main, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, tak terkecuali oknum yang berinisial RB yang juga asli daerah ini”, Ebit, Tambahnya.

Ketua GMIL Bulukumba juga mengatakan, “Kami kecewa terhadap Kapolda Sulsel kalau kemudian kasus yang begitu serius namun didiamkan, Apa lagi yang akan menjadi alasan bagi Kapolda bukankah ini adalah seruan presiden ataukah aturan hanya di tujukan kepada masyarakat biasa saja”, – “Beberapa hari kedepan Kapolda Sulselbar akan mengagendakan berkunjung ke Kabupaten Bulukumba dalam rangka kunjungan kerja Kapolda”. Ebit. Paparnya.
“Sebagai pemuda sangat mengapresiasi hal tersebut karena kehadiran beliau akan menjadi momentum untuk kami di lapangan menyampaikan aspirasi yang sudah stengah tahun diacuhkan oleh pihak kepolisian. ketum GMIL Bulukumba, Ar Ebit Supadi, tutupnya.

 

#AL)