Gorontalo 5 Besar Termiskin, Adhan Dambea : Setelah Dilantik, Gubernur Akan saya Bantu

oleh -
Adhan Dambea, pada Kegiatan Buka Bersama dengan Wartawan Gorontalo

Suaralidik.com, Gorontalo – Setelah terpilih menjadi Anggota Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea akan melawan kebijakan Gubernur Gorontalo secara Konstitusional.

Hal ini disampaikan Adhan pada kegiatan buka bersama sekaligus Sholat Tarawih bersama Wartawan se-Provinsi Gorontalo, Jum’at(10/05/2019).

Ia menyampaikan, bahwa dirinya kemarin masi diluar sistem, jadi suaranya kurang didengar sehingga dirinya tidak banyak bicara. Namun dengan terpilihnya dia sebagai anggota DPRD Provinsi, dia bisa lebih leluasa berbicara lagi dan semoga bisa didengar.

“Karena dalam Undang-Undang 24 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah menjelaskan bahwa penyelenggara Pemerintan itu ada dua, yaitu Gubernur dan DPRD, bukan ketua DPRD,” ujarnya.

Selain itu Ia menambahkan, bahwa untuk membangun Gorontalo, bukan hanya tanggung jawab Gubernur semata, akan tetapi tanggung jawab DPRD juga, apalagi terkait pengentasan kemiskinan.

“Hingga kini Gorontalo masih dalam Provinsi kelima termiskin di Indonesia, dan itu bisa jadi satu gambaran bahwa selama Rusli Habibie jadi Gubernur, Provinsi Gorontalo tetap kelima termiskin terus,”ujarnya.

Dengan demikian, ia mengatakan bahwa ketika suatu saat nanti dirinya dilantik menjadi anggota DPRD, dirinya berniat akan membantu Rusli Habibie untuk menyelesaikan masalah kemiskinan di Gorontalo ini.

“Bayangkan selama ini, tidak pernah ada perubahan tentang 5 besar tingkat kemiskinan, sehingga perlu di bantu Gubernur untuk menyelesaikan masalah-masalah ini,” ucapnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil survei kementerian kesehatan tahun 2018, bahwa Gorontalo masuk dalam empat besar pengonsumsi minuman keras di Indonesia.

“Daerah adat, tapi masuk dalam empat besar pengonsumsi minuman keras, sehingga hal itu parlu di bantu juga Gubernur memikirkan jalan keluar,” tandasnya. (**ger)