Gorontalo Krisis BBM Jenis Solar, Pertamina Bungkam

oleh
Photo : antrian mewarnai beberapa SPBU di Gorontalo

Gorontalo, Suaralidik.Com –  Dalam 2 minggu terakhir ini antrean kendaraan mengular di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Gorontalo karena krisis BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis solar. Hal ini tentu dikeluhkan warga dan meminta solusi cepat dari pihak pertamina terkait masalah tersebut.

Misalnya, antrean panjang terjadi di SPBU Jalan Tinaloga, Kota Gorontalo, dengan puluhan roda empat yang didominasi oleh truck yang berjajar untuk mendapatkan BBM jenis solar dan pertalite yang selama dua pekan terakhir ini, bagi mereka yang melakukan antrian BBM solar di Gorontalo sudah menjadi barang langka.

Irkam Pakaya, salah seorang pengemudi mobil truck mengeluhkan antrean yang terjadi di SPBU Kota Gorontalo ini, karena krisis BBM ini. Menurutnya antrean seperti ini cukup membuat ia sibuk untuk menunggu antrian hingga sampai giliran mobilnya diisi.

“Nanti tahun ini BBM jenis solar menjadi barang yang langkah, untuk mendapatkan solar saya harus mengantri hingga berjam-jam bahkan kalau tidak cepat datang solar keburu kehabisan,” ungkapnya.

“Saya sudah ngantri dari tadi pagi, semua SPBU penuh dipadati pengendara, bahkan antrinya panjang, sedangkan kami sebagai pengemudi truck harus bekarja. Ini karena solar di hampir semua SPBU habis, kalaupun truck ini bisa diisi dengan jenis lain bisa, akan tetapi mobil kami kan isinya solar,” ujar Irkam kepada suaralidik.com, Kamis (15/11/2018).

Kami berharap kepada pemerintah agar bisa memperhatikan hal ini “kami rakyat mau bekerja, akan tetapi terhambat oleh masalah kuranya bahan bakar yang kami perlukan untuk mobil kami, selain itu juga berharap pemerintah bisa memperbaki sistem yang ada didalam pertamina ataupun SPBU,” harapnya.

Sayangnya Pihak Pertamina melalui  Sales Executive Retail VII Pertamina Gorontalo ketika di konfirmasi via WhatsApp, Imam Riski Arianto, enggan berkomentar apa-apa terkait hal tersebut.(***Arf)