GPRPG Desak Kejati Periksa Bupati Gorontalo Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Bimtek

oleh -1.014 views
Massa aksi GPRPG
Foto : Massa aksi GPRPG saat menggelar aksi damai depan Kejati Gorontalo, Senin (18/11),(foto Thoger).

GORONTALO, Suaralidik.com – Gelar aksi damai di depan gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo, Senin 18/11/209, massa aksi dari Gerakan Peduli Rakyat Provinsi Gorontalo (GPRPG) desak Kejati periksa Bupati Gorontalo terait kasus dugaan korupsi dana bimbingan teknik (Bimtek) di dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kabupaten Gorontalo.

“Kami juga minta Bupati Gorontalo harus diperiksa. Masa beliau selaku pengguna anggaran tidak diperiksa, dia (Bupati red-) harus diperiksa.” tegas Koordinator massa aksi Pungki Yusuf kepada awak media usai menggelar pertemuan dengan jajaran Kejati.

“Kami akan turun lagi secara besar-besaran, meminta bupatinya diperiksa, dan jika perlu ditetapkan sebagai tersangka. Bimtek itu sudah dilakukan beberapa kali masa bupatinya tidak tau,” sambung Pungki.

Dirinya mengungkapkan, dari hasil hitungan GPRPG, kerugian negara pada kasus tersebut diduga sekitar 4 miliar. Namun Pungki mengatakan akan menunggu hasil perhitungan BPK.

“Menurut Kejaksaan perkaranya sementara jalan, tinggal menunggu hasil audit BPK untuk menghitung kerugian negara. Sesuai penyampaian dari pihak kejaksaan perkara ini sudah masuk ke tingkat penyidikan. Dan pihak pamong juga sudah diperiksa di Jakarta,” terang Pungki.

Menanggapi permintaan masa agar bupati Gorontalo diperiksa, kepala seksi penerangan hukum (Kasi Penkum) Kejati Gorontalo Yudha Siahaan menegaskan pihak Kejaksaan akan memeriksa siapa saja yang ada hubungannya dengan kasus tersebut.

“Kalau memang ada hubungannya maka kita akan periksa, siapa pun yang ada hubungannya dengan kasus ini akan kita periksa,” tegas Yudha.

“Terkait kasus ini, kita sedang menunggu hasil perhitungan dari BPK terkait kerugian negara. Kita juga telah memeriksa lebih dari sepuluh orang,” tambah Yudha.(Rollink).