Hadiri Penas KTNA di Banda Aceh, Agus Sebut Pertumbuhan Sul-Sel Karena Sektor Pertanian

oleh
Wakil gubernur Sul-Sel (Foto Biro Pers Pemprov Sul-Sel)

SuaraLidik.Com, Makassar – Wakil gubernur Sulawesi-Selatan Agus Arifin Nu’mang Saat Melakukan kunjungan di Banda Aceh dalam rangka penutupan Penas KTNA XV 2017, Agus Menyempatkan waktu bertatap muka dengan para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) asal Sulawesi Selatan di Lhong Raya Banda Aceh. Rabu, (10/05/2017)

Wakil gubernur Sul-Sel Agus Arifin Nu’mang (Foto Biro Pers Pemprov Sul-Sel)

Dihadapanpara kontingen KTNA asal Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang mengatakan bahwa Sulawesi Selatan dengan Banda Aceh memiliki hubungan emosional yang sangat dekat. Makanya menurut dia, orang Aceh dan orang Sulawesi Selatan memiliki karakter, dan kultur yang sama.

Antara Sulawesi Selatan dengan Aceh itu memiliki hubungan yang sangat dekat, makanya memiliki kesamaan kultur bahkan karakternya pun sama, kalau di Aceh disebut serambih Mekkah, di Sulawesi Selatan disebut serambih Madinah,” Kata Agus.

Agus Arifin Nu’mang mengakui kalau pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang maju pesat itu karena peran sektor pertanian yang juga maju. Olehnya itu, dia berharap kepada seluruh petani yang mengikuti Penas KTNA XV dapat menyerap ilmu untuk kemudian diterapkan di daerahnya masing masing.

Pada kesempatan itu juga, Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan ini berharap kepada para petani untuk menggunakan teknologi pompanisasi tenaga surya bagi persawan tadah hujan.

Dengan teknologi tersebut menurut Agus AN, sawah yang tadinya hanya bisa panen satu kali setahun, akan dapat menikmati panen dua kali setahun, bahkan beberapa persawan bisa sampai tiga kali panen dalam setahun.

Agus Arifin Nu’mang juga berharap Sulawesi Selatan terpilih menjadi tuan rumah pelaksanan Penas KTNA berikutnya. Karena Sulawesi Selatan sudah sangat lama tidak menjadi pelaksana Penas KTNA. Dia mengatakan bahwa Sulawesi Selatan terakhir menjadi tuan rumah pada saat pelaksanaan Penas KTNA ke VII yang lalu.