Halooooo Disdukcapil Bulukumba ????? Program JEMPOLnya di Keluhkan Warga Lho !!!

oleh
Facebookers berkicau terkait pelayanan Disdukcapil Bulukumba @ Syamsul Sakko

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com – Program JEMPOL ( Jemput Bola Pelayanan ) yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Disdukcapil ) di anggap warga hanyalah merupakan pencitraan semata dari Kantor yang mengurusi masalah Kependudukan tersebut.

Begitu pun juga dengan Pelayanan Kantor Disdukcapil Kabupaten Bulukumba, menjadi perbincangan hangat pengguna sosial media Facebook di Kabupaten Berjuluk Butta Panrita Lopi tersebut. Terpantau salah satu akun Facebook bernama Syamsul Sakko yang pada 4 jam lalu menulis status ” Banyak kutau keadaan di CAPIL Bulukumbs setelah bermohon KTP Dan kartu KK tapi tidak mauka ungkap karena bukan tugasku kami hanya berharap pada beberapa lembaga pengawasan atau LSM …tapi kalau sudah lepas kontrolma juga maka saya akan bicara secara pribadi…@colek orang2 staf capil bulukumba keren#”

Entah apa yang sedang digundah kelanakan oleh pemilik akun media sosial ini, namun dari komentar yang masuk dapat di simpulkan bahwasanya Pelayanan Disdukcapil jauh dari kata Nyaman.

Facebookers berkicau terkait pelayanan Disdukcapil Bulukumba @ Syamsul Sakko
Facebookers berkicau terkait pelayanan Disdukcapil Bulukumba @ Syamsul Sakko

Sejak di upload Status milik akun Syamsul Sakko ini telah di komentari oleh beberapa pemerhati kinerja pemerintahan di Bulukumba. Berikut bebrapa komentar netizen dalam akun FB tersebut ;

Ghoes Ghoen ; “sepertinya memang ada desain cantik memperlambat proses penyelsaian dokumen kependudukan agar kita apatis lalu mengurus kedalam via isi dompet sebagaimana yg telah di lakukan oleh ibu Ani,.. ini baru KerenGGG”

Darwis Lidik Sulsel ; “kalau ada suara begini tentang pelayanan capil ..mana tuuuu jempol yg selalu dibangga2kan jgn cuma bangun oencitraan baru pelayanan n besarrr…”

Syamsul Sakko membalas ; “itulah masalahny kalau urus kedalam dan harus ngocek Isi dompet bisa saja macam saya tidak diakui sebagai warga negara kalau saya tidak mampu ditambah biaya transport kekota …
Makanya dulu sebelum saya sakit saya ke capil saya heran kiri kanan orang bisik2 setelah itu sudah pulang bawa ktp atau KK ini yañg mencurigakan”

Masyarakat hanya berharap Disdukcapil dapat segera memperbaiki kinerjanya, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang di rugikan oleh oknum-oknum yang melakukan sesuatu hal yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Semoga dengan adanya uneg-uneg dari akun Syamsul sakko tersebut dapat di tanggapi oleh pemilik kebijakan di Bulukumba.

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com