Hamzah Hafied semakin gencar menjalankan visi nya sebagai kepala desa terpilih

oleh

 

Pemuda Dan Mahasiswa Desa Batang Saat Membersihkan Fasilitas Umum Desa
Pemuda Dan Mahasiswa Desa Batang Saat Membersihkan Fasilitas Umum Desa

Bulukumba — Lidik Sulsel–,Setelah terpilih dikontestasi kepala Desa Bulan kemarin, Hamzah Hafied semakin gencar menjalankan visi nya sebagai kepala desa terpilih, dimana Hamzah bertekad menjadikan Desa Batang sebagai Desa percontohan di Lokal Bulukumba, atau Regional Sulawesi Selatan (sulsel).

 

Hamzah Hafied, sebagai kepala Desa akan melakukan pemanfaatan sumber daya, baik SDA maupun SDM yang menjadi potensi Desa Batang, untuk mengembangkannya demi tercapainya Misi kesejahteraan masyarakatnya.

 

Menjelang bulan Suci Ramadhan, Hamzah Hafied terus melakukan pembenahan fasilitas di Desanya, terkhusus pada kebersihan desa dan rencana penghijauan di Desa Batang.

 

Kepala Desa Batang Ini mengajak pemuda dan mahasiswa di Desanya untuk sama-sama menjaga dan melestarikan apa yang ada di Desanya, salahsatu bentuk gerakannya adalah kerja bakti yang rutin dilakukannya, dan diskusi-diskusi meminta saran dan tanggapan akan kepemimpinannya.
Menurut Appy pemuda desa Batang yang sekaligus inisiator liga ramadhan; Agenda ini adalah momentum konsolidasi emosional pemuda desa Batang setelah kurang lebih 7 tahun tidak pernah terberdayakan.

 

Salah satu hal yang di prioritaskan oleh kepala desa terpilih ini adalah peran aktif pemuda. Karna baginya jika yang muda mati rasa maka akan bagaimana wajah peradaban suatu daerah. Olehnya itu dia menantang pemuda desa untuk harus tampil mengambil peran dalam kepemimpinnnya.

 

Jadi menurutnya. Kalau mau mengambil bagian dalam proses pembangunan desa ini, pemuda harus satu visi untuk “Terlibatat tanpa diminta, menginisiasi tanpa komando” .Dan Insya allah Momentul Liga Ramadhan ini menjadi titik awal peran dan partisipasi aktif pemuda desa Batang.

” Kenapa kita mengambil momentum even ini di bulan ramadhan karna kami mau mengisi ramadhan ini dengan hal baru. Paling tidak kebiasaan ngabuburit di Bulan Puasa oleh pemuda diisi oleh hal- hal yang tidak produktif bisa berubah menjadi lebih produktiv dengan berolah raga”. Ujar Appy.

Undangan sudah kita sebar ke desa desa dan tim tetangga. Dan sudah ada beberapa pendaftar. Alhamdulillah Respon dari teman-teman pemuda begitu tinggi terhadap liga ramadhan ini.

Anto Lidik#