Hari Ini, Ratusan Guru Kontrak Torut Serahkan Berkas Untuk DiVerifikasi

oleh
Suasana dalam penyerahan dokumen tenaga guru kontrak untuk verifikasi dalam mendapatkan SK honorer 2016, di ruang pola bupati, Senin 24 Oktober 2016/ SUARALIDIK.com-LISNA

SUARALIDIK.com, TORAJA UTARA – Ruang pola kantor Bupati Toraja Utara, Senin (24/10) siang tampak di penuhi ratusan guru kontrak yang mulai berdatangan untuk menyerahkan dokumen pendukungnya guna diverifikasi untuk selanjutnya dikeluarkan  SK Honorer 2016 dimana  jika hal itu semuanya memenuhui persyaratan.

Pantauan SuaraLidik.com, ada juga yang dikesampingkan ( tidak diverifikasi, Red) sebab hanya memiliki SK pengangangkatan yang di keluarkan oleh sekolah tempat mereka mengabdi dan SK yang keluar dari camat.

Yang memiliki SK buatan Camat dan Sekolah, meski mereka bekerja disekolah kita tidak akan proses, dan yang kita proses adalah tenaga honorer yang memiliki SK 2015 yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan,” jelas Paulus Kobba, Kabid Diknas Dinas Pendidikan Torut.

Informasi yang diperoleh hingga pukul 12:00 Wita, sudah ada 161 guru honorer menyerahkan berkas. Dari jumlah tersebut terdapat 10 orang yang dikesampingkan berkasnya alias tidak memililki SK 2015 yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan.

Kalau semuanya diterima, berpotensi menimbulkan persoalan baru karena dana honorer guru di APBD  sudah jelas jumlahnya,” kata Aleks, salah seorang tim verifikasi dari Dinas Pendidikan Torut.

Suasana dalam penyerahan dokumen tenaga guru kontrak untuk verifikasi dalam mendapatkan SK honorer 2016, di ruang pola bupati, Senin 24 Oktober 2016/ SUARALIDIK.com-LISNA
Suasana dalam penyerahan dokumen tenaga guru kontrak untuk verifikasi dalam mendapatkan SK honorer 2016, di ruang pola bupati, Senin 24 Oktober 2016/ SUARALIDIK.com

Namun kriteria seleksi berkas tersebut, mendapat tanggapan dari sejumlah tenaga honor, yang katanya, kriteria yang disampaikan Bupati sewaktu audinse pada hari Jumat di ruang pola, sudah tidak sesuai lagi dengan yang diterapkan oleh  tim verifikasi.

Yang disampaikan pak Bupati hari Jumat,  biar tidak punya SK 2015 dari Dinas Pendidikan tapi selama ini rutin menjalankan tugasnya maka diusahakan dan diperjuangkan untuk diberikan SK tahun 2016,” kata salah seorang guru kontrak yang minta namanya tidak dimediakan.

Sekedar diketahui, tenggang waktu yang diberikan oleh Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan untuk penyerahan dokumen guru honorer dan tenaga administrasi honorer  hanya berlangsung  selama lima hari, yakni dari tanggal 24-28 Oktober.

REPORTER ; lisna

REDAKSI; suaralidik.com-andi awal


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama