banner 728x250

banner 728x250

Hari Mangrove Sedunia, KKN UNHAS Gelar Penanaman Mangrove di Kawasan Wisata Mangrove Luppung Manyampa

  • Bagikan
Hari Mangrove Sedunia - di Mangrove Luppung desa Manyampa - KKN Unhas

Bulukumba, suaralidik.com – Dalam memperingati Hari Mangrove Sedunia (World Mangrove Day) 2021, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 106 Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar gelar penanaman Mangrove di Kawasan Wisata Mangrove Luppung Desa Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba pada Senin (26/7/2021)

Kegiatan ini bertemakan “Lindungi Bumi untuk Masa Depan”, melibatkan Pemerintah Desa Manyampa dan pemuda Manyampa.

banner 728x250

Kordinator Wilayah 3 Bulukumba, Syahrul menyampaikan terimakasih kepada pemdes, kepemudaan, Kelompok Sadar Wisata Manyampa, Karang Taruna Buhung Barania.

“Pada beberapa hari yang lalu kami melakukan observasi didampingi oleh pemuda desa, dan kami melihat masih ada beberapa kawasan yang kosong, sehingga kami berinisiati untuk melakukan penanaman mangrove,” ujarnya

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 106 Wilayah 3 Bulukumba melaksanakan kegiatan program kerja di 3 Kecamatan diantaranya Rilau Ale, Kajang dan Kecamatan Ujung Loe,

“Khusus di kecamatan ujung loe berdasarkan dari observasi tim, memilih di Desa Manyampa selain pada potensi SDA juga SDMnya mendukung dengan antusiasnya dalam berkegiatan,” tambah Syahrul

Kegiatan yang berlangsung dikawal oleh Babinsa Ujung Loe untuk memastikan berjalan dan terkontrolnya penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).

Peringatan Hari Mangrove Sedunia di Kawasan Wisata Mangrove Luppung Desa Manyampa Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba

Selama kegiatan berlangsung yang dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba A. Syamsul Mulhayat, Ketua Tim Penggerak PKK Bulukumba Ira Kasuara beserta tim,

Kepala Desa Manyampa Abbas Madda pun menyampaikan terimah kasih,

“Untuk segala agenda kegiatan di desa Manyampa kami selalu membuka ruang untuk bersinergi dalam upaya-upaya kemajuan termasuk dalam hal pendampingan ekonomi kreatif lokal,” pungkas Abbas

Dirnya mengaku masih butuh banyak masukan dalam proses melakukan pengembangan, baik pemikiran dan inovasi, hal inipun tak terlepas dari dampak pandemi yang begitu terasa.

Dihadapan Ketua P-PKK Bulukumba, Abbas melaporkan beberapa poin

“Kami melaporkan bahwa terkaitb penutupan seluruh destinasi wisata di Kabupaten Bulukumba, khusus di Mangrove Luppung Manyampa kami masih tutup sebagai bentuk dukungan dan upaya bersama dalam memutus mata rantai pandemi covid19.,” lanjut Kades dua periode itu (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *