HD-MURI Paparkan Visi dan Misi Dihadapan Partai Demokrat Sulut

oleh
HD-MURI (Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Boolang Mongondow Utara, Sulawesi Utara 2018-2023).

•Jelang Pilkada Bolmut 2018

BOLMUT, Suaralidik.com – Bakal Calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Hamdan Datunsolang dan Muriyanto Babay Menyampaikan Visi dan Misi di hadapan Pengurus DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara. Selasa (3/10/17).‌

HD-MURI (Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Boolang Mongondow Utara, Sulawesi Utara 2018-2023).

Dalam Penyampaian visi dan Misinya, pasangan dengan Jargon HD-MURI (Hidup Damai-Makmur Negeri) ini mengatakan bahwa Bolmut adalah daerah yang memiliki potensi sumber daya manusia dan alam yang cukup produktif

Petani dan Nelayannya cukup produktif berdasarkan pendapatan Masyarakatnya. pengembangan kawasan agraria pertanian dan sumber daya laut oleh nelayan sangat penting menjadi prioritas pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakatnya,” Ujarnya Hamdan Sapaaan akrab bupati pilihan rakyat 2008-2013 ini.

Seharusnya, lanjutnya berdasarkan hal itu Kabupaten Bolmut berhak mendapatkan peluang berupa suport dana dan bantuan dari Pemerintah Pusat dengan alasan kawasan strategis.

“Selain upaya Menjadikan pertanian dan wilayah laut sebagai prioritas utama kami, inshaallah ketika Hamdan Datunsolang dan Murianto Babay di amanatkan Rakyat untuk Memimpin Bolaang Mongondow Utara 2018 – 2023, Peningkatan mutu serta Kualitas pendidikan dan kesehatan adalah program kerja yang akan kami perjuangkan guna untuk Kesejahteraan Masyarakat Bolmut,” terang Hamdan.

Pasangan Calon HD-MURI ketika dimintai waktunya untuk wawancara, mengatakan Visi dan Misi Yang telah di sampaikan di depan Pengurus DPD Partai Demokrat Sulut merupakan pembaharuan visi dan Misi yang telah di usung pada Tahun 2008.

“Ketika pak Hamdan Menjabat sebagai Bupati Pilihan Rakyat sampai pada tahun 2013 Bolmut yang tadinya adalah Kabupaten padi seharusnya pemerintah menjadikan ini sebagai fokus utama sesuai dengan keputusan Menteri Pertanian Tahun 2014,” tutup Muriyanto Babay.