Hebat! Dinsos Sinjai Menembus Batas Sambangi Rumah Warga Di Dua Kecamatan

oleh

Suaralidik.com, Sinjai – Rombongan dari Dinas Sosial Kabupaten sinjai menyambangi rumah-rumah warga yang terkena Angin Puting Beliung di Desa Saotanre Dusun Saukang Kecamatan Sinjai Tengah, selasa 30/01/2018.

Salah satu warga yang rumahnya terhempas Angin Puting Beliung Ibu Rahmi mengatakan kepada Tim Suara Lidik bahwa kejadiannya sekitar jam 03:30 Wita Dini hari dan saat itu saya hanya bertiga dengan anak anak saya di Rumah dan saya sangat panik entah mau kemana saat itu untuk meminta pertolongan sebab Angin di luar sana sangatlah kencang, melihat kedua anak saya yang masih kecil ini yang tak mampu saya bawa keluar rumah dengan situasi seperti ini jadi saya putuskan berdiam diri saja di Rumah sambil menunggu hari terang.

Dra.Hj.Suhaemi Tahik,Msi Sekretaris Dinas Sosial mengatakan kepada Tim Suara Lidik dilokasi kejadian bahwa kunjungan kami ini dari Dinas Sosial kabupaten sinjai bersama Rombongan sebetulnya mau ke Wilayah Desa Bonto Katute Dusun Coddong untuk melihat situasi keadaan saudara-saudara kita yang ada Di Dusun Coddong dengan kehidupan mereka yang sangat miris, dan sangat memperihatinkan hati kami dan rombongan kebetulan lewat di Desa Saotanre Kecamatan Sinjai Tengah dan melihat situasi di sekitarannya sangatlah memperihatinkan ternyata diwilayah ini ada beberapa warga yang rumahnya terkena angin puting beliung jadi kami putuskan untuk singgah dan mendatangi rumah warga tersebut salah satunya ibu Rahmi.

Bersama Rombongan mengharapkan kiranya para warga yang terkena musibah ini dapat mengungsi dulu ke rumah keluarganya masing masing sampai situasi aman dan kami dari Dinas Sosial akan berupaya membantu dan memberi solusi yang terbaik dengan kejadian ini dan sebelum kami melanjutkan perjalan kami semua mendoakan mereka serta menyemangatinya dan semoga mereka semua diberi ketabahan dan kesabaran kepada Allah SWT, atas apa yang telah menimpa mereka.

Rombongan dari Dinas Sosial kemudian melanjutkan perjalanan ke Desa Bontokatute Dusun Coddong kecamatan Sinjai Borong. Tim Suara Lidik mengikuti perjalanan mereka dan sesampainya di Desa yang dituju mobil yang ditumpangi rombongan tersebut terhenti dikarenakan jalan yang akan dilaluinya tidak dapat di lalui dengan kendaraan roda empat, dan hanya dapat di lalui oleh kendaraan roda dua.

Tim Suaralidikpun segera bertindak dan mencari bantuan kendaraan roda dua di masyarakat sekitarnya, dan Alhamdulillah Tim Suara Lidik berhasil mendapatkan kendaraan yang akan dipakai bersama Rombongan tersebut yang di pinjamkan dari masyarakat setempat sebanyak tiga unit sepeda motor.

Rombongan dari Dinas Sosialpun segera melanjutkan perjalanan mereka ke tempat yang ditujunya itu, adapun rombongan yang dimaksud adalah Ufrah Sulfiah S,Sos jabatan Sakti Peksos Perlindungan Anak Kemensos RI, Dra.Hj.Suhaemi Tahik Msi, Sekretaris Dinas Sosial, Dra.Hj.Suhaema Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, A.Imran Analis Rehabilitasi Masalah Sosial, Ismail Bendahara pengeluaran Dinas Sosial dan staf Subag Program dan keuangan Dinsos.

Lanjut Dra.Hj.Suhaemi sekretaris Dinsos mengatakan kepada Tim Suara Lidik bahwa Rute demi Rute yang bebatuan dan terjal kami lalui ini baru kami rasakan dan semangat serta hati nurani dan ke ikhlasan kamilah yang membuat kami mampu “Menembus Batas” waktu di wilayah terpencil ini.

Dan Alhamdulillah sesampainya kami disini langsung menyambangi beberapa Rumah warga yang kehidupannya sangat miris dan memperihatinkan diantaranya ATO salah satu pemuda yang mengalami cacat fisik sejak lahir ini mampu menghidupi kedua orang tuanya dengan cara bertani.

Lanjut Ufrah Sulfiah,S.Sos kemensos RI mengatakan kepada Tim Suara Lidik bahwa apa yang diberitakan oleh media sosial yang lalu ternyata benar kehidupan warga disini memperihatinkan Ato seorang pemuda dan petani ini mempunyai semangat tinggi walaupun dengan keterbatasan fisiknya tapi dibalik itu ada kelebihan yang dimilikinya, malah selain kehidupan keluarga Ato

Selain ato, ada juga yang lebih miris lagi yang telah kami jumpai disini yaitu kehidupan keluarga Pak Bilang yang kesehariannya mencari makan didalam hutan untuk istri dan anak anaknya yang semuanya masih kecil kecil.

Lanjut kedua teman kami dari Dinas Sosial A.Imran dan dibantu rekannya Ismail masuk kedalam gubuk reyok Pak Bilang untuk melihat keadaan mereka dan mencari tempat makanan mereka namun kedua rekan kami tidak menemukan makanan atau beras sebutirpun yang didapatinya hanyalah biji biji batu nangka dari sisa-sisa yang mereka makan bersama istri dan anak anaknya itu. Dan itulah yang mereka makan setiap harinya, sebab mereka tak mampu beli beras.

Dra.Hj.Suhaemi sekretaris Dinas Sosial dan Ufrah Sulfiah kemensos RI mengatakan kepada Tim Suara Lidik bahwa akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi dan mengurangi angka kemiskinan di wilayah ini dan akan kami lakukan terobosan terobosan dengan program yang akan kami lakukan segera mungkin insya Allah.

Kemudian satu hal lagi dari kami bahwa tolong pemerintah setempat terutama kepala Desanya di wilayah ini agar dapat melakukan suatu upaya untuk masyarakatnya disini karena sangatlah memperihatinkan sekali terutama anak anak yang tidak sekolah yang akan suram masa depannya jika tak diperhatikan sama sekali tutup Dra.Hj.Suhaemi Tahik Msi.kepada Tim Suara Lidik.(Tim suaralidik Sinjai).