Heboh, Warga Tangkap Babi “Jadi-Jadian” di Bulukumba

oleh
Warga tangkap Babi Diduga Jadi-Jadian di Bulukumba. Rabu (4/10/17).

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Warga kabupaten Bulukumba, Sulsel kembali heboh setelah penangkapan se ekor babi di dalam kawasan kota. Rabu (4/10/17).

Babi itu ditangkap di Jl. Cendana, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu.

Warga tangkap Babi Diduga Jadi-Jadian di Bulukumba. Rabu (4/10/17).

Banyak dari warga kemudian berspekulasi babi itu adalah Babi jadi-jadian pasalnya saat ditangkap ukuran babi semakin mengecil dari ukuran saat pertama kali ditangkap.

“Besar tadi itu waktu ditangkapki, sekarang tambah kecilki ukurannya, bisa jadi babi jadi-jadian memang” Ujar beberapa warga di lokasi.

Warga Tangkap Babi Diduga “Jadi-Jadian” di Bulukumba. Rabu (4/10/17).

Banyak juga yang mengatakan saat ditangkap, Babi itu sedang membawa uang pecahan Rp.50.000.

Namun berdasarkan keterangan dari Randi, warga yang menagkap Babi tersebut pertama kali mengatakan, babi itu merupakan Babi biasa, yang berumur sekitar 1-2 minggu bukan seperti spekulasi warga yang menduga Babi jadi-jadian.

“Mauka bongkar barang jualanku tadi dirumah, tiba tiba saya liat itu babi, pertamanya saya kira anak kucing, tapi ternyata pas saya perhatikan ternyata babi” Ujar Randi kepada beberapa awak media.

Kejadian ini kemudian menyebar di media sosial (medsos) hingga membuat banyak masyarakat berdatangan ingin melihat langsung babi tersebut yang tidak lazim terlihat di kabupaten Mayoritas berpenduduk Islam itu.

Dilain sisi, salah seorang pemuka agama di Bulukumba, Ustadz Ikhwan Bahar menegaskan Babi yang ditangkap dan heboh di masyarakat itu bukanlah babi Jadi-Jadian seperti yang dispekulasikan warga. Iapun menghimbau warga cerdas dan jeli dalam melihat sebuah peristiwa.

“Hasil penelusuran dan kesimpulan saya itu hanya Anak Babi yang lepas. Sebagai orang Islam yang punya dasar Aqidah tidak boleh di kaitkankan dengan Babi Ngepet yang bisa membawa pada perdukunan dan kemusyrikan.
Babi itu hewan yang di haramkan dalam Islam,” terang ketua Ikatan DAI Muda Bulukumba itu.